Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN Bersinergi dengan Pemprov DKI Jakarta Pantau Perkembangan Kota Jakarta
Penulis Berita : Humas/And • Fotografer : Humas/And • 31 May 2017 • Dibaca : 16750 x ,

Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin dan Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta, Djarot S. Hidayat menandatangani naskah Kesepakatan Bersama

LAPAN menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait Pemanfaatan Sains dan Teknologi Penerbangan dan Antariksa untuk Mendukung Pembangunan di Pemprov DKI Jakarta. Naskah Kesepakatan Bersama kedua pihak ditandatangani oleh Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin dan Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta, Djarot S. Hidayat. Seremonial penandatanganan berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (31/05).

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara LAPAN dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemprov DKI Jakarta. Naskah tersebut untuk mengimplementasikan pemanfaatan data penginderaan jauh dan teknologi penerbangan untuk mendukung perencanaan pembangunan. Naskah ditandatangani Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta, Saefullah dan Kepala Biro Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Umum, Christianus R. Dewanto. Momentum ini diakhiri dengan penandatanganan naskah PKS antara Pemprov DKI Jakarta dengan Badan Pusat Statistik (BPS). 

Dalam sambutannya, Kepala LAPAN menjelaskan beberapa potensi LAPAN yang bisa dimanfaatkan oleh pemprov DKI Jakarta. Data Citra satelit yang diolah LAPAN dapat digunakan untuk pemantauan sumber daya alam, antara lain Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI), kondisi lingkungan seperti pemantauan Ruang Terbuka Hijau (RTH), kemungkinan pemantauan sedimentasi, dan hal lain terkait lingkungan.

Data citra satelit yang dibutuhkan juga bisa untuk memantau perkembangan Kota Jakarta. “Selama ini, LAPAN sudah berkontribusi mendukung pemantauan banjir di wilayah Jakarta menggunakan LAPAN Surveillance UAV (LSU). Pesawat tanpa awak ini bisa memantau dari udara dengan ketinggian di bawah tutupan awan, yang selama ini menjadi kendala perolehan citra satelit. 

Selain produk-produk litbang tersebut, LAPAN juga menghasilkan produk litbang lainnya. Keseluruhan produk litbang, secara teknis dikelompokkan ke dalam empat kompetensi utama LAPAN. Bidangnya yaitu sains antariksa dan atmosfer, penginderaan jauh, teknologi penerbangan dan antariksa, serta kajian kebijakan penerbangan dan antariksa.

“Mudah-mudahan dengan dijalinnya kerja sama ini, LAPAN dapat berkontribusi memberikan manfaat untuk mendorong pembangunan di daerah secara bersama-sama,” harap Thomas.

Djarot menyambut baik kerja sama yang dibangun baik dengan LAPAN maupun BPS. “Dari kerja sama yang dijalin ini terdapat dua aspek yang tidak terpisahkan, yaitu aspek udara dan darat bersatu. BPS akan mendukung penggalian potensi SDM. Sedangkan LAPAN akan memantau Sumber Daya Lingkungan dari udara,” ujarnya. 

Kita ketahui bersama, BPS sangat identik dengan data kependudukan, seperti sensus, survey, kondisi lingkungan, ekspor-impor, generasio, kesehatan, ekonomi, dan sebagainya. Sedangkan teknologi LAPAN di bidang penginderaan jauh, menurutnya potensial dalam mendukung pemantauan jumlah RTH di Jakarta. 

Tak hanya itu, dengan data inderaja, dapat mengetahui posisi di laut yang banyak dihuni ikan (fishing ground). Sehingga pihaknya bisa mengerahkan sekurangnya 2400 nelayan di DKI untuk mencari ikan. Data citra satelit juga bermanfaat untuk mengetahui potensi pencemaran, bencana, serta mengetahui titik-titik kebakaran.

Namun Djarot mengungkapkan, bahwa timnya masih mempunyai pekerjaan besar. “Permasalahannya, kita sering mengabaikan data yang valid dalam membuat suatu perencanaan. Budaya copy-paste sebaiknya segera ditinggalkan. Kita awali dengan menggunakan data terbaru dan tervalid sehingga bisa mendukung pekerjaan dengan efektif dan efisien,” terangnya. 

Lebih lanjut, Djarot mengharapkan agar teknologi produk litbang LAPAN dapat digunakan untuk memantau pergerakan keluar-masuk kendaraan di Jakarta. Sehingga bisa dijadikan acuan dalam mengelola jalur transportasi di Jakarta yang makin hari makin padat. Maka ia menegaskan kembali agar sinergi yang dibangun kali ini dapat mendukung perencanaan pembangunan Kota Jakarta di berbagai sektor. 


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815



© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL