Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN Dukung Pembangunan Maritim Indonesia melalui Empat Kompetensi Utama
Penulis Berita : Humas/Jas-And-Sur • Fotografer : Humas/Sgd • 13 Jul 2017 • Dibaca : 5738 x ,

Rabu (12/07), berlangsung pertemuan Forum Tematik Bakohumas di Kantor Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Jakarta. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi rencana perayaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-22 yang akan diselenggarakan di Makassar, pada 10-13 Agustus mendatang.

Hakteknas yang jatuh pada tanggal 10 agustus ini, pada tahun 2017 akan disemarakkan dengan tema kegiatan Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan. Sedangkan subtema yang diambil adalah Peran Sumber Daya Manusia dan Inovasi dalam Pembangunan Maritim Indonesia, dengan tagline Gelorakan Inovasi!

Dalam pertemuan Bakohumas, Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Jumain Appe menyampaikan terkait kebijakan dan program hilirisasi hasil-hasil riset dan penguatan inovasi. Ia mengatakan, Indonesia berpotensi terhadap peningkatan pendapatan negara bukan pajak sebesar 25 triliun rupiah per tahun yang belum dimanfaatkan dari sumber daya ikan dan sumber daya non ikan.

Kondisinya, sekira tujuh puluh persen produksi minyak dan gas nasional berasal dari wilayah pesisir dan lautan. “Tahun 2012, produksi perikanan tangkap Indonesia berada pada peringkat 2 dunia. Sementara luas terumbu karang Indonesia sebesar 85.000 kilometer persegi,” jelasnya.

LAPAN mendukung sektor maritim melalui 4 (empat) kompetensi utama LAPAN, yang meliputi bidang sains antariksa dan atmosfer, penginderaan jauh, teknologi penerbangan dan antariksa, serta kajian kebijakan penerbangan dan antariksa. Untuk menjalankan kompetensi utama tersebut, LAPAN melaksanakan berbagai program utama yang fokus pada tujuh program utama LAPAN.

Program Unggulan LAPAN tersebut yaitu pengembangan teknologi satelit, teknologi aeronautika (pesawat transport dan sistem pemantau maritim berbasis pesawat tanpa awak), roket sonda yang akan dijadikan roket peluncur satelit, bank data penginderaan jauh, sistem pemantauan bumi nasional, sistem pendukung keputusan dinamika atmosfer equator, serta sistem pendukung keputusan cuaca antariksa dan sistem pemantauan (observatorium nasional).

LAPAN mengembangkan produk-produk litbang yang dapat dimanfaatkan di sektor maritim untuk pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dan lingkungan. LAPAN telah mendeklarasikan Pengembangan Sistem Pemantauan Maritim Berbasis Iptek Penerbangan dan Antariksa. Fungsinya untuk pemantauan SDA dan Lingkungan. Beberapa sistem informasi yang sudah diaplikasikan ke masyarakat antara lain Sistem Embaran Maritim (SEMAR), Automatic Identification System (AIS), Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI), dan Maritime Surveillance System (MSS).

Untuk menyemarakkan perayaan tersebut, LAPAN akan menyajikan pameran hasil litbang. Selain stan pameran yang diisi dengan berbagai produk terkait sistem informasi tersebut sebagai sistem pendukung keputusan (Decision Support System), LAPAN juga menyajikan berbagai produk penerbangan dan antariksa. Beberapa bahan informasi yang dipamerkan yaitu LISA (line Imager Satellite Application) Satelit LAPAN-A2 dan A3, berbagai mock up pesawat tanpa awak, satelit, dan infografis berbagai kegiatan riset LAPAN.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815



© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL