Kompetensi Utama

Layanan


Teknologi Penerbangan dan Antariksa Dukung Perasuransian Nasional
Penulis Berita : Humas/Meg • Fotografer : Humas/Meg • 20 Jul 2017 • Dibaca : 3829 x ,

Direktur Utama Indonesia Re (kiri) dan Sekretaris Utama LAPAN berjabat tangan usai penandatanganan naskah kerja sama.

LAPAN berupaya untuk mendukung berbagai kegiatan masyarakat melalui teknologi penerbangan dan antariksa. Teknologi ini sangat bermanfaat dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi. Untuk itulah, LAPAN dan PT Rasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re menandatangani naskah kerja sama. Naskah ditandatangani oleh Sekretaris Utama LAPAN, I.L. Arisdiyo dan Direktur Utama Indonesia Re, Frans Y Sahusilawane di Jakarta, (19/7).

Kedua instansi sepakat melaksanakan kerja sama di bidang penelitian, pengembangan, dan pemanfaatan teknologi dan informasi penerbangan dan antariksa untuk mendukung kegiatan perasuransian nasional. Kerja sama ini juga mencakup pemanfaatan ilmu asuransi untuk mendukung penyelenggaraan keantariksaan.

Indonesia Re merupakan BUMN yang bergerak di bidang reasuransi. Frans Y Sahusilawane, dalam sambutannya mengatakan bahwa sumber daya utama dalam usaha asuransi adalah pengetahuan. Pengetahuan tersebut diperoleh dari data. Dengan demikian, data menjadi sumber daya utama dalam desain asuransi. Guna memperoleh data yang komprehensif untuk mendukung usaha asuransi tersebut, diperlukan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga riset.

Frans mengatakan, kerja sama dengan lembaga riset, seperti antara lain dengan LAPAN, akan memperkaya basis data yang diperlukan untuk mempelajari berbagai barrier (rintangan) dalam asuransi. Misalnya saja, saat ini kebutuhan asuransi untuk mendukung kegiatan kemaritiman sangat tinggi. Untuk itu, lembaga riset dapat membantu lembaga asuransi untuk untuk memahami lebih baik dan meningkatkan kompetensi di bidang kemaritiman tersebut. Lembaga riset juga dapat memberikan data terkait bencana alam, misalnya bencana hidrometeorologi yang sangat berkaitan dengan layanan asuransi. Data-data tersebut akan membantu dalam upaya inovasi layanan asuransi.

Dalam kerja sama ini, teknologi penerbangan dan antariksa dapat dimanfaatkan untuk membantu memperkirakan atau menghitung risiko yang dihadapi usaha asuransi. Risiko tersebut misalnya terkait geografis dan bencana alam.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL