Kompetensi Utama

Layanan


HaKI Tingkatkan Inovasi Karya Litbang LAPAN
Penulis Berita : Humas/And • Fotografer : Humas/And • 01 Aug 2017 • Dibaca : 10153 x ,

Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin memberikan arahan pada pembukaan Bimtek Penyusunan HaKI bagi anggota Himpenindo Cabang LAPAN di Kantor LAPAN Pekayon, Jakarta Timur

Himpunan Peneliti Indonesia (Himpenindo) Cabang LAPAN bekerja sama dengan Biro Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Hukum LAPAN menyelenggarakan bimtek penyusunan HaKI di Gedung Indriya Bhuwana, Kantor Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh, Pekayon, Jakarta Timur, Selasa (01/08). Kegiatan yang akan berlangsung 01-03 Agustus ini dihadiri oleh para peneliti LAPAN.

Menurut Ketua Himpenindo, Dr. Heri Budi Wibowo, Himpenindo dibentuk untuk meningkatkan kapasitas SDM LAPAN. “Kegiatan ini menjadi pertemuan ketiga bagi Himpenindo Cabang LAPAN, dan sudah bergabung sejumlah 60 anggota dari 200 peneliti yang ada di LAPAN,” ujarnya. Ia berharap, agar peneliti yang belum bergabung segera mendaftarkan sebagai anggota. ada gairah baru untuk menuliskan paten. “Harapannya, sinergi Himpenindo dengan LAPAN dapat berjalan baik sampai menghasilkan draft paten yang siap didaftarkan sehingga bisa menjadi IKU LAPAN,” imbuhnya.

Dalam sambutannya, Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin mengatakan, seringkali peneliti abai terhadap karya-karyanya sendiri. Padahal masih ada karya-karya lain yang belum dicatat. Padahal, Hak Paten dan HaKI, serta hak cipta lainnya perlu dicermati dan diperhatikan karena menunjukkan inovasi yang dikembangkan peneliti tersebut. 

Kepala LAPAN mendorong, bahwa Hak Paten maupun HaKI tidak selalu mengarah ke komersial. Sebab, suatu saat nanti bisa mendorong terciptanya inovasi-inovasi yang lain. Apalagi, konteks iptek penerbangan dan antariksa mempunyai pengguna yang sangat terbatas. Sehingga pengembangan teknologi yang ada di LAPAN tidak memiliki nilai komersial. “Untuk itu, saya mendorong agar para peneliti dan perekayasa bisa menunjukkan jati diri kita sebagai lembaga litbang, melalui karya-karya yang dipatenkan,” tegasnya.

Thomas menjelaskan, “LAPAN sebentar lagi memiliki Pusat Inovasi dan Standar Penerbangan dan Antariksa, yang akan mendorong pusat-pusat teknis LAPAN. Pusat ini akan memberikan bimbingan pada hasil-hasil karya litbangyasa yang punya nilai inovasi untuk hirilisasi hasil-hasil litbang LAPAN.”

Kegiatan ini diharap menjadi salah satu langkah dalam memberikan pembekalan kepada para peneliti LAPAN tentang tata cara pengajuan HaKI, baik Hak Paten maupun Hak Cipta. “Saya berharap agar Himpenindo peka dalam melihat hasil karya kolega kita. Maka, manfaatkan pusat tersebut untuk dijadikan jembatan hirilisasi litbang LAPAN agar bermanfaat bagi stakeholder LAPAN,” pesannya.

Paten adalah identitas bangsa. Dengan semakin banyak paten yang didaftarkan maka akan semakin menunjukkan kemajuan bangsa. “Jumlah paten yang minim sama artinya bahwa bangsa tersebut sebagai bangsa pengguna atau pencontek. Tidak ada inovasi yang dihasilkan,” ujarnya lagi. 

Paten menjadi indikator kinerja litbang LAPAN. Sebab Paten dan HaKI sebagai bentuk inovasi peneliti dan perekayasa. Thomas juga berharap agar para peneliti bisa lebih memacu lagi peningkatan karya-karya litbang untuk lebih banyak memunculkan paten sebagai output litbang. Sehingga karya publikasi yang dibuat sebagai karya terindeks di COPUOS. 

Kegiatan bimtek diawali dengan pemaparan kekayaan intelektual dan perubahan globalnya oleh Arief Syamsudin (Ditjen HaKI, Kemkumham). Ia juga memberikan tips dan tatacara memperoleh perlindungan kekayaan intelektual khususnya Paten. Peserta juga memperoleh pemahaman tentang paten/copyright/prototype/desain industri dalam penilaian fungsional peneliti. Di akhir acara nantinya, peserta juga mendapat penjelasan tentang SOP pengusulan HaKI di lingkungan LAPAN.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL