Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN Tampilkan Sistem Informasi Bidang Kemaritiman dalam Pameran PNPI
Penulis Berita : Humas/And • Fotografer : Humas/And • 02 Aug 2017 • Dibaca : 14558 x ,

Stan pameran LAPAN dikunjungi beberapa stakeholders dalam rangkaian kegiatan Pekan Nasional Perubahan Iklim

LAPAN berpartisipasi dalam rangkaian Pekan Nasional Perubahan Iklim (PNPI) yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 02-04 Agustus di Gedung Manggala Wanabakti, Senayan, Jakarta. Kontribusi LAPAN adalah tampilan produk hasil litbang LAPAN dalam kegiatan pameran.

Produk riset LAPAN dikemas dalam sebuah informasi tentang sistem informasi yang dikembangkan LAPAN dalam upaya mendukung sistem pendukung keputusan atau Decision Support System (DSS) bidang kemaritiman. Produk-produk informasi yang ditampilkan antara lain pemanfaatan Satelit LAPAN-A3/LAPAN-IPB, Sistem Embaran Maritim (Semar), Satellite Disaster Early Warning System (Sadewa), dan informasi hotspot.

Satelit LAPAN-A3 memiliki fungsi utama melakukan pemantauan lahan pertanian pangan Indonesia. Tujuannya untuk mendukung akurasi data dalam perencanaan masa tanam lahan persawahan yang akan berimplikasi langsung pada peningkatan ketahanan pangan.

Satelit ini juga dilengkapi dengan teknologi Automatic Identification System (AIS) yang berfungsi memantau lalu lintas laut global, terutama pergerakan kapal yang melintas di wilayah perairan Indonesia. Adapun misi ilmiah satelit ialah mengukur medan magnet bumi.

Sementara Semar sebagai sistem informasi untuk mendukung pengambilan keputusan oleh kementrian/dinas terkait dalam rangka peningkatan produksi perikanan tangkap serta keselamatan dan keamanan pelayaran. Semar menyajikan informasi mengenai dinamika atmosfer dan lautan serta prediksinya. sistem ini menampilkan Kondisi atmosfer dan lautan, ZPPI, Posisi Kapal, dan Komunikasi Radio.

Adapun Sadewa merupakan sistem informasi peringatan dini bencana untuk menginformasikan ke pihak-pihak terkait di tingkat pusat maupun daerah untuk melakukan mitigasi bencana. Sistem informasi ini dapat dimanfaatkan memonitor kejadian hujan ekstrim yang berpotensi menimbulkan bencana banjir dan longsor di seluruh wilayah Indonesia.

Informasi Hotspot menyajikan informasi yang menunjukkan suatu area memiliki suhu relatif lebih tinggi dibandingkan dengan sekitarnya yang dapat deteksi oleh satelit. Area tersebut direpresentasikan dalam suatu titik yang memiliki koordinat tertentu. Informasi ini dapat digunakan untuk mendeteksi adanya kebakaran hutan/lahan.

PNPI sendiri digelar untuk membangun upaya bersama stakeholders dalam rangka aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan untuk menginformasikan dan mengkomunikasikan berbagai upaya aksi mitigasi dan adaptasi untuk membangun semangat bersama seluruh stakeholders di tingkat nasional maupun global.

Tujuan kegiatan tersebut berdasarkan pada misi Perjanjian Paris atas Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa Bangsa mengenai Perubahan Iklim melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2016 pada tanggal 24 Oktober 2016. Indonesia dengan negara-negara di dunia secara bersama–sama berkomitmen untuk menjaga kenaikan suhu global di bawah 2 derajat celcius dan mendorong upaya untuk membatasi kenaikan suhu bumi lebih jauh ke 1,5 derajat celcius di atas tingkat pra industri.

PNPI dihadiri oleh para stakeholders terkait baik di tingkat pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, swasta, serta kalangan pendidikan. Rangkaian kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Presiden Jokowi.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL