Kompetensi Utama

Layanan


Seluruh Wilayah di Indonesia Bisa Menikmati Gerhana Bulan Sebagian
Penulis : Aditia Rizki Nugraha • Media : kumparan.com • 06 Aug 2017 • Dibaca : 6855 x ,

Kabar gembira bagi para penikmat keindahan langit malam.
BMKG melansir, akan terjadi Gerhana Bulan Sebagian (GBS) pada Senin malam hingga Selasa, 7-8 Agustus 2017, dini hari.
Istimewanya, Gerhana Bulan Parsial ini dapat diamati dengan mata telanjang dan tentu saja, tidak berbahaya sama sekali. Selain itu, Gerhana Bulan Sebagian kali ini adalah satu-satunya gerhana yang dapat dilihat dan dinikmati oleh masyarakat di seluruh wilayah Indoensia tahun ini.
Hal ini dibenarkan oleh Ketua LAPAN, Thomas Djamaluddin, bahwa tidak ada karakteristik khusus dari suatu tempat untuk bisa melihat fenomena ini.
"Semua wilayah yang bisa melihat purnama, juga bisa melihat gerhana bulan," kata Thomas saat dihubungi kumparan (kumparan.com), Minggu (6/8).
Bahkan masyarakat yang berada di perkotaan seperti Jakarta, Bandung, hingga Surabaya sekalipun bisa menikmati Gerhana Bulan Sebagian yang terjadi esok.
"Di semua daerah bisa, sama saja. Karena purnamanya cukup terang. Gerhana yang agak gelap akan tampak kontras dengan purnama yang cukup terang," ungkap Thomas.

Selain itu, LAPAN juga mengimbau kepada masyarakat melalui program "Malam Langit Gelap" dalam rangka Hari Keantariksaan yang mengajak seluruh masyarakat untuk mematikan lampu luar selama satu jam saja, mulai pukul 20.00-21.00 pada hari ini, Minggu (6/8).
Malam Langit Gelap sendiri adalah upaya membangun kesadaran publik akan pentingnya menjaga keindahan langit dari gangguan polusi cahaya. Di beberapa daerah seperti Bandung dan Surabaya bahkan mengadakan acara khusus untuk memperingati Malam Langit Gelap ini.
Fase Gerhana Bulan Sebagian dari muncul hingga gerhana berakhir diperkirakan memakan waktu 5 jam 4,9 menit, yaitu dimulai pukul 22.48 WIB dan berakhir 03.52 WIB. Sedangkan fase puncaknya, yaitu terjadinya gerhana sebagian hingga berakhir, berlangsung selama 1 jam 56,6 menit.
Kita bisa menikmati keindahan malam dengan mengamati wajah Bulan di langit timur yang tampak gelap dan kawah-kawah yang dimilikinya. Selain itu, di langit barat ada Jupiter, planet terbesar di tata surya yang akan tampak seperti bintang terang.

Dua pekan setelah fenomena Gerhana Bulan Sebagian ini, posisi Bulan berada di antara Matahari dan Bumi, sehingga Bulan menghalangi cahaya matahari ke Bumi. Saat itulah akan terjadi Gerhana Matahari Total. Namun sayang fenomena ini tidak bisa diamati di Indonesia, Gerhana Matahari Total tahun ini akan melintasi Amerika Serikat pada 21 Agustus 2017.
Jadi, mari menikmati Gerhana Bulan Sebagian dan keindahan langit malam dengan mendukung program "Malam Langit Gelap".


Sumber : https://kumparan.com/aditiarizkinugraha/seluruh-wilayah-di-indonesia-bisa-menikmati-gerhana-bulan-sebagian








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL