Kompetensi Utama

Layanan


Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Perlu Data Satelit
Penulis Berita : Humas/Meg • Fotografer : Humas/Meg • 16 Aug 2017 • Dibaca : 16503 x ,

Deputi Bidang Penginderaan Jauh LAPAN menyerahkan citra satelit kantor KLHK Kepada Direktur Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan KLHK.

LAPAN dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menandatangani perjanjian kerja sama. Naskah kerja sama ditandatangani oleh Deputi Bidang Penginderaan Jauh LAPAN, Dr. Orbita Roswintiarti dan Direktur Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan KLHK, Rasio Ridho Sani, di Kantor LAPAN, Pekayon, Jakarta Timur, Rabu (16/8).

Kedua instansi bekerja sama dalam penyediaan dan pemanfaatan data penginderaan jauh. Kepala Biro Kerjasama, Humas, dan Umum LAPAN, Christianus R. Dewanto, mengatakan bahwa ini adalah perjanjian kerja sama ketiga antara LAPAN dan KLHK. Ia berharap, kerjasama keduanya akan dapat mendorong program pemerintah untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Data penginderaan jauh sangat diperlukan bagi KLHK. Rasio Ridho Sani mengatakan bahwa dengan adanya dukungan LAPAN, maka upaya penegakan hukum di KLHK akan semakin efektif. KLHK bermaksud belajar dari LAPAN terkait pemantauan bumi dari antariksa. “Dengan melihat kondisi permukaan bumi dari jarak jauh, maka diharapkan akan memberikan gambaran besar terhadap permasalahan penegakan hukum di bidang lingkungan hidup dan kehutanan. Dengan demikian, KLHK dapat memperoleh informasi yang lengkap dan cepat,” ujarnya.

Ia melanjutkan, kejahatan di bidang lingkungan hidup dan kehutanan merupakan masalah yang pelik. Kejahatan seperti illegal logging (pembalakan ilegal) adalah isu yang kompleks. Bukan hanya identifikasi pelakunya saja yang rumit, melainkan juga dampaknya. Pelakunya bukan hanya perorangan, melainkan juga korporasi dan transnasional. Selain itu dampaknya bukan hanya terkait fisik lingkungan melainkan juga mental. Jika ada lingkungan yang rusak, artinya ada masalah mental karena kemungkinan terdapat korupsi dan penyuapan.

Untuk itu, Rasio mengatakan, dalam upaya menangani masalah yang kompleks tersebut diperlukan pendekatan berbasis ilmiah dan sistematis dengan menggunakan teknologi. Informasi baik spasial dan numerikal sangat diperlukan bagi sistem pengawasan dalam penegakan hukum. Contoh pemanfaatan teknologi di bidang ini misalnya untuk mempermudah melihat perubahan hutan dan memantau pergerakan limbah. “Teknologi penginderaan jauh ini juga dapat digunakan untuk melihat pola-pola kasus,” ia menambahkan.

Terkait pemanfaatan data penginderaan jauh untuk penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan, Orbita Roswintiarti menyatakan kesiapan LAPAN dalam mendukung upaya tersebut. Ia mengatakan bahwa masalah lingkungan hidup sangat penting.
Orbita mengatakan bahwa LAPAN melakukan penerimaan, pengolahan, pengelolaan, dan diseminasi informasi terkait penginderaan jauh. LAPAN memiliki tiga stasiun bumi di Parepare, Jakarta, dan Bogor untuk menerima data satelit dengan berbagai resolusi yaitu rendah, menengah, dan tinggi. Data-data tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan.

Data beresolusi tinggi, hingga mencapai 1,5 meter diperoleh dari satelit SPOT 6 dan 7. Satelit tersebut dapat diprogram untuk memotret wilayah tertentu. Data beresolusi menengah diperoleh dari satelit Landsat-8 yang melintasi suatu wilayah yang sama setiap 16 hari. Dengan demikian, perubahan wilayah dapat terlihat. Sementara itu, data beresolusi rendah memiliki cakupan yang sangat besar, yaitu sepertiga Bumi, diperoleh dari satelit MTSAT/Himawari.

Ia menjelaskan, selama ini data penginderaan jauh LAPAN telah diaplikasikan untuk berbagai keperluan. Contohnya yaitu pemantauan lingkungan dan sumber daya alam, pemetaan, pemantauan maritim, serta manajemen risiko dan tanggap darurat. Di bidang lingkungan hidup, data tersebut digunakan untuk pemantauan titik panas, kebakaran hutan dan lahan, tutupan lahan, dan pertambangan.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL