Kompetensi Utama

Layanan


Komurindo – Kombat 2017: Kemampuan Mahasiswa Meningkat dalam Uji Fungsional
Penulis Berita : Humas/Zk-And • Fotografer : Humas/And • 23 Aug 2017 • Dibaca : 5487 x ,

Peserta sedang menunjukkan kinerja hasil karyanya dalam tahapan uji fungsional Komurindo - Kombat 2017

Komurindo-Kombat 2017 telah memasuki tahapan uji fungsional, Rabu (23/08), di Ruang Integrasi, Balai Pengujian dan Produksi Roket LAPAN Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat. Proses pengujian komponen milik peserta kali ini cukup membanggakan. Dibanding dengan kompetisi pada periode tahun sebelumnya, kemampuan mahasiswa dalam menampilkan karyanya terbilang meningkat.

Menurut salah satu Tim Juri Kombat, Endra Pitowarno, peningkatan signifikan ditunjukkan peserta dari teknologi antena tracker. “Antena tersebut yang bisa melakukan sumber sinyal secara otomatis dalam gerakan tiga dimensi,” ujar Endra. Hal tersebut termasuk dalam ketentuan yang disyaratkan panitia.

Berbicara mengenai proses pelaksanaan lomba dari tahun ke tahun, Endra mengisahkan, pada tahun pertama, baru empat tim yang mampu melakukan hal tersebut. Itupun masih dengan gerakan kasar. Tahun ini, hampir semua tim Kombat mampu membuatnya.

“Hampir separuh tim sudah memiliki resolusi tinggi dalam gerakannya. Mereka sudah terbiasa mentransmisikan sinyal dengan daya rendah di bawah satu watt dan mampu menjangkau jarak 60 kilometer,” imbuhnya. Dengan aktif mengikuti kegiatan ini, mereka sudah terbiasa belajar tentang teknologi atmosfer yang bisa menerapkan ilmu di bidang elektro, instrumentasi, dan teknologi telekomunikasi.

Sependapat dengan hal tersebut, Tim Juri Komurindo, Agus Bayu Utama mengatakan, seluruh peserta sudah memahami aturan yang ditentukan dalam rulebook. Menurutnya, kemajuan yang menonjol dari pelaksanaan Komurindo dari persyaratan dan kualifikasi payload yang dilombakan. Terutama dari informasi mengenai sensor dan trayektori atau lintasan terbang. Jika dibandingkan dengan kompetisi dua tahun terakhir yang hanya menampilkan dua dimensi, sedangkan saat ini sudah mencapai lintasan terbang tiga dimensi. Diharapkan tahun ini akan ada lebih banyak yang menghasilkan muatan yang lebih baik, sebagaimana dijelaskan salah satu Tim Teknis, Ahmad Riyadl.

“Tampilan ground control juga makin baik serta kemampuan antena tracking. Berbagai ide yang terbilang cukup kreatif semakin muncul. Sehingga pelaksanaan lomba semakin kompetitif,” imbuh Agus Bayu.

Sementara Uji fungsional pada kategori Wahana Sistem Kendali, ditetapkan ada tiga komponen yang dipenuhi, yaitu G-Force, Vibrasi, dan G-Shock. Agus Bayu menerangkan, pada dua tahun terakhir kompetisi, muatan roket mahasiswa sudah diberikan tabung muatan. Kali ini, di dalam uji fungsional sudah langsung dimasukkan ke dalam tabung muatan yang disediakan panitia. Sehingga peserta dikondisikan persis seperti waktu pelaksanaan uji terbang.

Peningkatan kemampuan ini cukup dilematis jika dibandingkan dengan kondisi kemampuan peserta dalam mengupayakan pengadaan peralatan tersebut. Koko Johni, Ketua Tim Universitas Trunojoyo mengeluhkan biaya yang dikeluarkan untuk pengadaan peralatan tersebut. “Secara teknis, baik untuk Kombat maupun Komurindo, mahasiswa harus menyediakan anggaran 2-3 juta. Keterbatasan anggaran juga membatasi peserta untuk mendapatkan komponen yang lebih bagus yang tentunya dengan harga yang lebih mahal,” ungkapnya. Ia berharap apabila mereka sudah memasuki kualifikasi final, ada dana pembinaan dari penyelenggara untuk meringankan biaya penelitian tersebut.

Tahapan uji fungsional itu sendiri diikuti oleh sejumlah 23 tim (Wahana Sistem Kendali), 17 tim (Muatan Roket), dan 16 tim (Muatan Balon Atmosfer). Menurut Kepala Subbagian Edukasi Publik, Happy Rumiris, peningkatan kemampuan mahasiswa ini diharapkan bisa terus meningkat pada tahapan kompetisi berikutnya. Sehingga bisa menjawab misi dan visi LAPAN di bidang edukasi keantariksaan. Generasi muda merupakan salah satu sumber kompetensi dasar untuk meningkatkan kapasitas SDM dalam memajukan bidang keantariksaan secara mandiri.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL