Kompetensi Utama

Layanan


Komurindo – Kombat Membuka Jaringan Kerja Sama LAPAN dan Pemda Garut
Penulis Berita : Humas/Zk-And • Fotografer : Humas/And • 24 Aug 2017 • Dibaca : 19598 x ,

Roket pembawa muatan salah satu peserta meluncur mulus untuk melakukan separasi terhadap muatan tersebut.

Baru saja berlangsung tahapan uji terbang dari Komurindo – Kombat 2017 di Lanud TNI AU Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat, Kamis (24/08). Seluruh tim mahasiswa yang lolos final dalam kompetisi tersebut beradu kreasi dan inovasi untuk memperebutkan kejuaraan dari tiga kategori yang ditentukan tim juri. 

Pukul 06.00 WIB kompetisi dibuka dengan peluncuran balon atmosfer pertama yang membawa delapan muatan milik peserta. Demikian, usai balon kedua meluncur, disusul kemudian uji terbang untuk kategori Wahana Sistem Kendali. Kompetisi diakhiri dengan uji terbang muatan roket. 

Ribuan masyarakat dari berbagai lapisan turut menyaksikan peristiwa penting yang bakal membawa kompetensi mahasiswa Indonesia menuju peningkatan SDM di bidang keantariksaan. Sejumlah pelajar dan guru mulai dari SD, SMP, sampai dengan SMA dan sederajat ikut menonton perlombaan tersebut. 

Kegiatan ini dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Relevansi dan Produktivitas Kemenristekdikti Dr. Agus Puji Prasetyono, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, jajaran pejabat LAPAN, serta segenap perwakilan dari Lanud Husein Sastranegara, Pemkab Garut, Polda Garut, dan aparat setempat.

Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin menyampaikan, tujuan kegiatan tersebut untuk memberikan motivasi dan dorongan kepada mahasiswa agar memahami teknologi antariksa, khususnya teknologi satelit dan roket. Kegiatan perlombaan merupakan simulasi untuk memahami sistem komunikasi satelit berupa sensor dan menangkap frekuensi yang dipancarkan payload yang dibawa balon udara. Begitu juga muatan roket yang merupakan simulasi dari peluncuran satelit oleh roket. 

Pada kesempatan ini, ia mengungkapkan, LAPAN akan membangun space education center yang akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat Garut Selatan. Khususnya para guru dan pelajar, agar mereka lebih mengenal iptek keantariksaan. Thomas juga menceritakan rencana implementasi kerja sama dengan Pemda Garut, khususnya Dinas Perikanan dan Kelautan tentang pemanfaatan Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI) yang dikembangkan LAPAN.

Mewakili masyarakat Garut, Helmi mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap agar para pelajar di Garut dapat belajar dan memahami teknologi maju yang dikembangkan LAPAN. Dalam waktu dekat, pihaknya akan membahas kerja sama yang lebih konkret lagi tentang rencana pengelolaan penangkapan ikan dan wisata edukasi keantariksaan. 

Sementara Dr. Agus Puji Prasetyono menyatakan kebanggaannya kepada LAPAN atas prestasi-prestasi capaian programnya. Suksesnya peluncuran perdana Pesawat N219 menandakan geliat kemajuan di dunia penerbangan dan antariksa nasional. “Kegiatan perlombaan yang LAPAN selenggarakan sebagaimana yang kita saksikan saat ini merupakan aplikasi dari ilmu yang diperoleh mahasiswa secara teksbook. Maka hasil penelitian mahasiswa tersebut perlu dimanfaatkan,” jelasnya. Untuk itu ia menegaskan, “Kita tidak cukup puas dengan hanya menjadi penonton namun menguasai teknologi secara sempurna.” 

Deputi Bidang Teknologi Penerbangan dan Antariksa, Dr. Rika Andiarti mengungkapkan betapa pentingnya acara Komurindo – Kombat. “Meskipun dalam persiapannya mengalami tantangan dan keterbatasan anggaran, namun kegiatan ini tetap terus kami laksanakan,” jelasnya. Karena melalui kegiatan ini, seluruh pihak belajar dan memahami betapa sangat pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi keantariksaan. Hal tersebut untuk memajukan bangsa ini dalam upaya menjunjung negara yang beradab di mata internasional. 

Satu hal yang menjadi catatan Rika untuk kompetisi pada tahap berikutnya, harapannya, agar peserta khususnya kategori Wahana Sistem Kendali benar-benar mengikuti rolebook yang sudah ditentukan. 

Istimewanya kompetisi tahun ini, diberikannya penghargaan bagi penampil poster terbaik dari tiga kategori yang ada. Hal ini untuk mendorong mahasiswa agar kemampuannya terasah dalam mempersiapkan diri mempublikasikan karya penelitianya kepada publik. Sebab, publikasi merupakan faktor utama dalam mendorong penyebaran informasi hasil riset dan karya inovasinya.








Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL