Kompetensi Utama

Layanan


Wabup Garut, Apresiasi Lomba Komurindo dan Kombat 2017
Penulis : Yogihums • Media : Porosgarut.com • 24 Aug 2017 • Dibaca : 7445 x ,

POROS GARUT- LEMBAGA Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menggelar Kompetisi Muatan Roket Indonesia (Komurindo) dan Kompetisi Muatan Balon Atmosfer (Kombat) 2017 untuk mahasiswa perguruan tinggi negeri maupun swasta seluruh Indonesia, di LAPAN, Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (24/8/2017).

Acara tersebut di ikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai universitas se-Indonesia yang didampingi oleh dosen dan pendampingnya.

Hadir dalam acara tersebut Kepala LAPAN Prof DR, Thomas Djamaluddin, Danlanud TNI AU Husein Sastra Negara Bandung Kol. PNB. M. Iman Handoyo, Forkopimda Kabupaten Garut, Kepala Sekolah di lingkungan Pemkab Garut dan Kepala Balai SMA /SMK wilayah VI Priangan Timur.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, dalam sambutannya merasa bangga karena Kabupaten Garut dijadikan sebagai lokasi untuk pelaksanaan event penting berskala nasional.

“Kami atas nama pemerintah Kabupaten Garut, mengapresiasi sekali terhadap event ini, karena ini event berskala nasional,” tegasnya.

Helmi berharap, melalui event ini akan dapat mengangkat citra Garut di tingkat Nasional bahkan Internasional khususnya di bidang Iptek dan teknologi yang dapat juga menarik minat para wisatawan untuk berkunjung dan berwisata dipantai Santolo ini.

Selain itu, tambah Helmi, melalui kegiatan Komurindo-Kombat 2017 ini, akan memberikan kontribusi terhadap upaya meningkatkan kesejahteraan.

Sementara, Kepala LAPAN Prof DR, Thomas Djamaluddin menjelaskan, Komurindo adalah kompetisi tahunan rancang bangun muatan roket dan roket EDF tingkat perguruan tinggi yang diselenggarakan sejak tahun 2009.

Dalam ajang ini, para mahasiswa ditantang untuk membangun suatu sistem monitoring dan pengukuran yang stabil, akurat, dan presisi di bidang peroketan. Selain itu, mahasiswa juga belajar membangun roket Elektric Duct Fan (EDF). Kegiatan ini akan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam rancang bangun serta pengujian roket dan muatannya. Kompetisi ini sekaligus meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam teknologi penginderaan jauh dan sistem otomasis robotika pada muatan roket.

Sedangkan Kombat, lanjut Thomas, kompetisi untuk mengamati atmosfer dari permukaan bumi dengan menggunakan balon sonde atau radiosonde. Balon sonde tersebut akan memberikan informasi mengenai parameter-parameter atmosfir seperti tekanan udara, temperatur, dan kelembaban. Observasi mengenai kondidi atmosfer ini merupakan satu instrumen penting dalam berbagai penelitian dibidang terkait cuaca dan iklim. Kompetisi tahunan ini berlangsung sejak 2014.



Sumber : https://www.porosgarut.com/?p=9531








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL