Kompetensi Utama

Layanan


Lapan Gelar Kompetisi Roket Dan Balon Atmosfer 2017 dengan Rule Book baru Di Pameungpeuk Garut
Penulis : Redaksi • Media : pewarispajajaranblog.wordpress.com • 27 Aug 2017 • Dibaca : 13690 x ,

Garut, PPJ
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menggelar Kompetisi Muatan Roket (Komurindo) serta Kompetisi Muatan Balon Atmosfer (Kombat) 2017 bagi mahasiswa seluruh Indonesia di Balai Uji Terbang dan Pengamatan Antariksa dan Atmosfer LAPAN Garut, Pameungpeuk Kabupaten Garut Jawa Barat, yang dihadiri oleh Kepala LAPAN, Sekretaris Utama Drs. I.L. Arisdyo, M.Si, Detekgan Dr. Rika Andiarti, Staf Ahli Menristekdikti, Wakil Bupati Garut, Kepala Dinas Pariwisata Budi Gan gan dan jajaran pemda lainnya termasuk Muspica kecamatan Pameungpeuk dan Kecamatan Cikelet dan para tamu undangan

Kepala Biro kerja sama, hubungan masyarakat dan Umum Ir. Christianus R. Dewanto, M.Eng sekaligus Ketua Panitia menyampaikan laporannya kompetisi Komurindo-Kombat ini sudah menjadi rangkaian kegiatan tahunan LAPAN, dimana untuk tahun ini ada perubahan dari Rule Book dan telah diadakan sosialisasi sebelumnya. Peserta dari tahun ketahun terjadi peningkatan dan juga penyebaran dari perguruan tinggi luar jawa sudah banyak sehingga tidak terkonsentrasi di kampus di Jawa Saja, imbuhnya. Dan diakhir sambuatannya dia berharap kompetisi ini dapat memberikan edukasi yang terbaik bagi mahasiswa serta memberikan hiburan.
Tim PPJ juga melakukan serangkaian wawancara dengan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat LAPAN Ir. Jasyanto MM mengatakan, kompetisi tersebut sudah mulai berlangsung dari Pengumuman bulan Pebruari 2017 dan peserta telah lulus dari serangkaian evaluasi mulai evaluasi proposal (Tahap I), Evaluasi Perkembangan Proposal (Tahap II) dan mengikuti Workshop dan terakhir pelaksanaan kompetisi nasional yang mulai dari tanggal 22 hingga 25 Agustus 2017 ada 93 calon peserta yang memasukan proposal, setelah melalui berbagai tahapan seleksi lolos sejumlah tim yang terdiri dari 25 tim Wahana sistem Kendali (WSK), 18 tim Muatan Roket dan 16 tim Kombat. Sebelum melakukan kompetisi peluncuran balon untuk Kombat dan peluncuran roket tanggal 24 Agustus, peserta masih menjalani test uji fungsional dari muatan dan wahana sistem kendali pada tanggal 23 Agustus 2017 yang akan merekomendasi bisa ikut kompetisi peluncurannya dengan tim yang lolos terdiri dari 22 tim Wahana sistem Kendali (WSK), 17 tim Muatan Roket dan 16 tim Kombat. Untuk kegiatan komurindo yang terdiri dari 2 kategori yaitu kompetisi muatan roket dimana mahasiswa membuat muatan yang akan di pasangkan pada roket yang yang telah disediakan panitia. Muatan roket yang diluncurkan berisi diibarat satelit kecil yang bisa melakukan perekaman citra permukaan, ketinggian, suhu, dan indikator lainnya sedangkan untuk kategori wahana sistem kendali, ini merupakan kreasi mahasiswa semua mulai dari desain sampai pembuatan dan peluncurannya katanya.

Dalam pantauan PPJ terlihat Hadir dalam kompetisi peluncuran Roket dan Balon Atmosfir tersebut yaitu Anggota DPRD dari Komisi D, para Kepala Sekolah, lalu Wakil Bupati Garut dr. H. Helmi Budiman yang mengapresiasi event kompetisi teknologi antar perguruan se Indonesia ini.
kata Helmi, “Dengan digelarnya kompetisi peluncuran Roket dan Balon 2017 di Pantai Santolo Garut ini, secara pribadi dirinya merasa bangga mendapat kehormatan menjadi tuan rumah, berharap kedepan bisa menjadi motipasi yang positif bagi para mahasiswa dan para siswa SMP maupun SMA yang ikut hadir, sehingga mereka bisa menyaksikan para seniornya yang berhasil berkreasi dalam menekuni dibidang teknologi ke dirgantaraan dan dapat membawa nama baik bagi negara kita,” ujarnya.

Selanjutnya menurut Kemenristekdikti DR. Ir. Agus Puji Prasetiono M. Eng yang mewakili Menristekdikti menambahkan bahwa Komurindo merupakan kompetisi tahunan berupa rancang bangun muatan roket dan Wahana sitem kendali tingkat perguruan tinggi yang diselenggarakan sejak 2008. Dalam ajang ini, para mahasiswa ditantang untuk membangun sistem monitoring dan pengukuran yang stabil, akurat, dan presisi di bidang peroketan dan balon.

” Kombat adalah kompetisi untuk mengamati atmosfer dari permukaan bumi dengan menggunakan balon sonde atau radiosonde. Balon sonde yang membawa muatan dari mahasiswa tersebut akan memberikan informasi mengenai parameter-parameter atmosfer seperti tekanan udara, temperatur, dan kelembaban yang sudah berlangsung sejak 2013.” Imbuhnya.

Dalam kesempatan ini Kepala LAPAN Prof. Dr. Thomas Djamaluddin, M.Sc, “Dengan mengundang siswa-siswi SLTP dan SLTA tidak kurang dari 2000 an siswa dan pelajar yang memadati Lanud TNI AU Pameungpeuk berharap bisa memberikan motipasi kepada para pelajar dan siswa untuk menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu penerbangan dan antariksa dengan harapan munculnya peneliti dan perekayasa dari anak2 sekolah ini suatu saat bergabung dan bekerja diLAPAN. Thomas juga mengisyaratkan untuk peningkatan fasilitas LAPAN yang ada di Pameungpeuk dijadikan space education centre sebagai objek wisata yang berbasis edukasi,” Pungkasnya.

Disamping itu Kepala LAPAN juga memberikan informasi tentang penggunaan teknologi antariksa seperti data citra satelit untuk membantu nelayan dalam mencari ikan melalui Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI) dimana dengan teknologi ini nelayan pergi ke laut tidak lagi mencari ikan tapi sudah menangkap ikan.
Diakhir acara malamnya tanggal 24 Agustus 2017 bertempat di Balai Uji Terbang dan Pengamatan Antarisa dan Atmosfer Garut, Pameungpeuk yang dihadiri Deputi Bidang Teknologi Penerbangan dan Antariksa Ibu Dr. Rika Andiarti dan ketua Panitia Ir. Christianus R Dewanto M. Eng , Para Juri Komurindo Arif Nur hakim, Indrawanto, Herma Yudhi Irwanto, juri Kombat Endro Pitowarno, Laras Tursilowati, Didi Satiadiserta peserta telah diumumkan pemenang Komurindo – Kombat 2017 sebagai berikut :

Untuk Kategori Muatan Roket
Juara I: IRSKY’64 (Politeknik Negeri Jember)
Juara II: StarPENSky X6 (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya – PENS)
Juara III: Gathotkaca (Universitas Gadjah Mada – UGM)
Juara Harapan: ERG-SIDRA (Universitas Komputer Indonesia –Unikom)
Juara Ide Terbaik: ERG-SIDRA (Universitas Komputer Indonesia –Unikom)
Juara Desain Terbaik: IRSKY’64 (Politeknik Negeri Jember)
Kategori Wahana Sistem Kendali
Juara I: DIRK-SAGITTA (Universitas Komputer Indonesia – Unikom)
Juara II: EEPISky G-08 (Politeknik Ektronika Negeri Surabaya – PENS)
Juara III: Singhasari USRC (Unversitas Negeri Malang)
Juara Harapan: ULTRON (Universitas Gadjah Mada – UGM)
Juara Ide Terbaik: Rocket E-205 (Universitas Teknologi Sepuluh November)
Juara Desain Terbaik: Rocket 025 (Universitas Komputer Indonesia – Unikom)

Kategori Muatan Balon Atmosfer
Juara I: EEPISky (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya – PENS)
Juara II: Mr. Cilindro (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta – UMY)
Juara III: Kasuari APTRG (Universitas Telkom)
Juara Harapan: ERG-SAT_XVII (Universitas Komputer Indonesia –Unikom)
Juara Ide kreatif I: Polibatam Radiosonde Team – Polar (Politeknik Negeri Batam)
Juara Ide Kreatif II: Jayapala Ganesha (Institut Teknologi Bandung – ITB)

Penghargaan Poster Terbaik
Kategori Muatan Roket: IRSKY’64 (Politeknik Negeri Jember)
Kategori Muatan Balon Atmosfer: ERG-SAT_XVII (Universitas Komputer Indonesia –Unikom)
Kategori Wahana Sistem Kendali: ULTRON (Universitas Gadjah Mada – UGM).



Sumber : https://pewarispajajaranblog.wordpress.com/2017/08/27/lapan-gelar-kompetisi-roket-dan-balon-atmosfer-2017-dengan-rule-book-baru-di-pameungpeuk-garut/








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL