Kompetensi Utama

Layanan


Diseminasi Hasil Litbang Menuju Hilirisasi Riset Sains dan Teknologi Atmosfer LAPAN
Penulis Berita : Humas/Yudho • Fotografer : Humas/Yudho • 20 Oct 2017 • Dibaca : 54070 x ,

Foto bersama para mitra kerja sama dengan Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin pada rangkaian diseminasi hasil litbang PSTA LAPAN

Dalam rangka mendistribusikan informasi produk litbang, LAPAN menyelenggarakan kegiatan hilirisasi dan diseminasi hasil Litbang Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA) pada 18-19 Oktober 2017, di Kantor LAPAN Bandung. Kegiatan ini untuk menyebarluaskan produk agar dapat dikomersialisasi. Tujuan lainnya untuk memperoleh umpan balik berupa tukar menukar pengalaman pemanfaatan dan kebutuhan pengguna dan calon pengguna terhadap hasil litbang PSTA.

Hari pertama pelaksanaan, berlangsung Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri jajaran pimpinan LAPAN, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Provinsi dan Kota di Indonesia, dan para peneliti di lingkungan PSTA.

FGD ditempuh sebagai langkah awal dari kegiatan hilisasi hasil litbang sains dan teknologi atmosfer. Saat ini fasilitas PSTA telah beroperasi dan sangat dibutuhkan oleh mitra kerja sama dan pengguna potensial. Produk yang sudah dimanfaatkan adalah Laboratorium Kimia dan Satellite Disaster Early Warning System (SADEWA).

LAPAN pada 2018 akan melakukan transformasi struktural. Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara (Pusfatekgan) akan berubah nama menjadi Pusat Inovasi dan Standarisasi Penerbangan dan Antariksa (Pusispan). Tugasnya melaksanakan pengkajian dan pengembangan inovasi dan standar di bidang penerbangan dan antariksa. Hal tersebut dipaparkan Kepala Pusfatekgan, Yuliantini Erowati.

Selanjutnya, Kepala PSTA, Halimurahman menyampaikan, di dalam realisasinya, PSTA akan berkolaborasi dengan Pusfatekgan, KLHK, serta BPLH.

Distribusi informasi produk/hasil litbang LAPAN kepada stake holder dan pengguna potensial sebagai end user sangatlah penting. Kegiatan ini menjadi pekerjaan yang cukup besar. Untuk itu diperlukan kolaborasi antara instansi penyedia data, pembuat kebijakan, serta stake holder dan para pengguna. Harapannya, dapat dibangun strategi dalam implementasi hilirisasi, fasilitas litbangyasa bidang lingkungan atmosfer dan kimia, serta kebijakan pengendalian pencemaran udara yang mampu memenuhi kebutuhan.

Hari kedua berlangsung serangkaian kegiatan seremonial dan diseminasi hasil litbang. LAPAN melakukan penandatanganan naskah Perjanjian Kerja Sama dengan berbagai mitra. Mitra kerja sama tersebut adalah PT. INTI, BMKG, UNPAD, Balai Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Jambi, dan BLH Kota Sungai Penuh). Masih dalam rangkaian ini, diresmikan Atmospheric Science Data Center Indraprasta dan Soft launching Sistem Embaran Maritim (SEMAR). Sementara kegiatan diseminasi diisi dengan kunjungan ke fasilitas litbang.

Diselenggarakan juga penyerahan sertifikat laboratorium pengujian SNI ISO/IEC17025:2008 oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) kepada Laboratorium Kimia PSTA LAPAN. Sertifikat diterima secara simbolik oleh Kepala Pusat PSTA, Halimurahman.

Sertifikasi Akreditasi sebagai persyaratan kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi bidang pengujian kimia. Bahan atau produk yang diuji yaitu udara dan air hujan (jenis pengujian atau sifat-sifat yang diukur dan spesifikasi, metode pengujian, serta teknik yang digunakan).

Sertifikat ISO 17025:2008 mendorong Laboratorium Kimia PSTA menjadi intitusi lebih modern secara kelembagaan dan administrasi. Maka diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik dan mitra kerja sama.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL