Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN Bahas Rencana Lanjutan Pembangunan Stasiun Peluncuran Satelit
Penulis : Supriyanto • Media : Sentaninews.com • 22 Oct 2017 • Dibaca : 11916 x ,

Sentaninews.com, JAKARTA – Dalam proses mempercepat kemandirian bangsa seperti yang diamanatkan UU Nomor 21/2013 tentang Keantariksaan.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) akan membahas lebih lanjut rencana pembangunan stasiun peluncuran satelit di Indonesia.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bagian Hubungan Masyarakat LAPAN, Jasyanto, dalam keterangan tertulis seperti dilansir oleh Okezone.com, Minggu 22/10/2017.

“Indonesia sebagai negara berkembang dengan wilayah yang sangat luas sudah saatnya mempercepat penguasaan teknologi di bidang keantariksaan demi mendukung kemandirian bangsa di sektor-sektor strategis lainnya,” Kata Jasyanto dalam laporannya.

Lebih lanjut, terkait pembasan itu akan dilakukan dalam seminar nasional “Kebijakan dan Regulasi Kegiatan Penerbangan dan Antariksa Menuju Kemandirian Nasional” pada 25 Oktober 2017 mendatang di Jakarta.

Selain mematangkan rencana pembangunan stasiun peluncuran satelit, katanya lagi, pembahasan juga akan dilakukan untuk menjelaskan kontribusi keantariksaan di sektor ekonomi, pengembangan satelit dan roket, serta teknologi penerbangan di Indonesia.

Untuk diketahui, dalam pada pasal 7 ayat 1 huruf d UU Keantariksaan, salah satu kegiatan keantariksaan meliputi peluncuran.

Sedangkan pada pasal 34 ayat 1 disebutkan, peluncuran wahana antariksa sebagaimana dimaksud pasal 7 ayat 1 huruf d adalah dilakukan oleh lembaga di wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), wilayah yurisdiksi NKRI, kapal atau pesawat udara yang berbendera Indonesia, dan/atau kapal atau pesawat udara asing yang berada di wilayah kedaulatan atau wilayah yurisdiksi NKRI.

Masih dari laman yang sama, sebelumnya, Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin, mengatakan, terkait rincian pembangunan stasiun antariksa ini sedang dilakukan, termasuk pertimbangan kerjasama dengan negara lain untuk pengerjaannya. Hal itu mengingat dana yang dibutuhkan sangat besar, rumit serta memerlukan SDM yang telah lebih dulu berpengalaman.

Dengan melibatkan negara lain, menurutnya, agar indonesia lebih cepat memiliki stasiun peluncur satelit sendiri. Salain itu dengan adanya kerjasama ini, itu artinya stasiun tersebut akan bisa lebih efisien dimanfaatkan dan tidak hanya menunggu program-program Indonesia saja tetapi juga dapat dilakukan negara mitra.

Saat ini beberapa negara yang telah menyatakan ketertarikannya untuk kerjasama membangun stasiun peluncuran wahana antariksa di Indonesia adalah China dan Korea Selatan. “Meski demikian selain dua negara tersebut Indonesia juga akan menjajaki terlebih dulu negara-negara lainnya termasuk Jepang dan India,” katanya.

Djamaluddin mengatakan, ajakan-ajakan untuk peneliti dan ilmuwan Indonesia untuk mengeksplorasi antariksa juga sudah berdatangan. Tak menutup kemungkinan jika sudah memiliki stasiun peluncur satelit sendiri akan ada misi luar angkasa bersama untuk mengeksplorasi planet-planet lain.



Sumber : http://sentaninews.com/sosial/nasional/lapan-bahas-rencana-lanjutan-pembangunan-stasiun-peluncuran-satelit/








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL