Kompetensi Utama

Layanan


Pesawat N219 Kini Bernama Nurtanio
Penulis : Muhammad Ashari • Media : pikiran-rakyat.com • 10 Nov 2017 • Dibaca : 1825 x ,

JAKARTA, (PR).- Nurtanio menjadi nama resmi pesawat buatan dalam negeri jenis N219. Presiden Joko Widodo meresmikan pemberian nama pesawat karya LAPAN-PT DI tersebut di Lapangan Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Jumat 10 November 2017.

Jokowi menuturkan, Nurtanio merupakan pahlawan bangsa yang berjuang tanpa pamrih dan seluruh hidupnya didarmabaktikan untuk kedirgantaraan Indonesia. Jokowi pun menyebut, ada falsafah hidup dari Nurtanio yang relevan sampai kini dan patut untuk dihayati.

"Ada kalimat dari Nurtanio yang patut kita hayati, 'kita tidak usah ribut-ribut, yang penting kerja'. Dan, inilah hasil kerja putra-putri Nurtanio. Hasil kerja ini akan terus dilanjutkan hingga generasi anak-anak kita nanti," ujar Jokowi saat menyampaikan pidato tepat di samping pesawat Nurtanio.

Nurtanio merupakan nama singkat seorang perintis industri pesawat terbang Indonesia. Nama panjangnya adalah Nurtanio Pringgoadisuryo dengan pangkat kemiliteran Laksamana Muda Udara (Anumerta).

Pria yang lahir di Kandangan, Kalimantan Selatan, 3 Desember 1923 itu gugur di Bandung pada 21 Maret 1966 ketika menerbangkan pesawat Arev (Api Revolusi) dalam rangka uji coba. Pesawat Arev saat itu dibangun dari pesawat bekas Super Aero buatan Cekoslovakia.

Jokowi menambahkan, ke depannya pesawat Nurtanio harus mampu berkembang sebagai unit bisnis komersial. Pesawat bermesin 2 dengan kapasitas penumpang 19 orang itu dikatakannya harus bisa dipasarkan.

"Pesawat Nurtanio ini harus ada yang membelinya sehingga industri pesawat kita bisa berkembang," ujarnya.

Jadi bagian sejarah PT DI
Nama Nurtanio juga sempat disematkan pada tubuh industri pesawat terbang nusantara kita sebelum bernama PT Dirgantara Indonesia. Pabrik pesawat terbang yang berlokasi di Bandung ini merupakan industri pesawat terbang yang pertama dan satu-satunya di Indonesia dan di wilayah Asia Tenggara.

Perusahaan milik pemerintah Indonesia ini didirikan pada 26 April 1976 dengan nama PT Industri Pesawat Terbang Nurtanio. BJ Habibie berperan menjadi presiden direkturnya.

Industri Pesawat Terbang Nurtanio kemudian berganti nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara yang kemudian biasa disebut IPTN pada 11 Oktober 1985. Setelah direstrukturisasi, IPTN kemudian berubah nama menjadi Dirgantara Indonesia pada 24 Agustus 2000.


Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/nasional/2017/11/10/pesawat-n219-kini-bernama-nurtanio-413436








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL