Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN Akan Bangun Obnas Terbesar se-Asia Tenggara
Penulis : Harry Prasetyo • Media : hariansuara.com • 10 Nov 2017 • Dibaca : 2664 x ,

hariansuara.com, Jakarta - LAPAN bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Nusa Cendana (UNdana), Pemprov Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Pemkab Kupang akan membangun sebuah fasilitas pengamatan antariksa modern bernama Obnas Timau. Obnas terbesar se-asia tenggara ini dibangun di Gunung Timau, Kupang, NTT dengan target penyelesaian pembangunan pada 2020.

Dalam laman LAPAN, yang dikutip hariansuara.com, Jumat, (10/11), Ketua Panitia, Dr. Emmanuel Sungging mengatakan, Obnas Timau adalah sebuah fasilitas pengamatan antariksa. Obnas memiliki fasilitas teleskop berdiameter 3,8 meter. Lokasi tersebut rencananya akan dijadikan tempat riset sains antariksa skala internasional. Sekaligus dibangun sarana edukasi keantariksaan yaitu Pusat Sains.

Untuk tetap menjaga kelestarian alam, disusun konsep perencanaan jangka panjang di dalam pembangunan Obnas. LAPAN bersinergi dengan berbagai pihak dalam upaya pembangunan kawasan wisata baru. Wilayah sekitar Obnas juga dikembangkan sebagai kawasan Taman Nasional Langit Gelap (National Dark Sky Park). Ini akan menjadi kawasan wisata khas yang menarik wisatawan, untuk menikmati keindahan alam dan langit di malam hari.

Kepala Pusat Sains Atmosfer, Clara Y. Yatini memaparkan sejarah pengembangan Obnas Timau diawali dengan penandatanganan kesepakatan kerja sama pada tahun 2015. Sementara itu, Bupati Kupang, Ayub Titu Eki mengatakan, dengan adanya Obnas, berbagai permasalahan sosial dan kemiskinan secara perlahan bisa teratasi sehingga kemajuan ekonomi daerah dapat dipercepat.

“Pembangunan Obnas bisa memperkecil jurang komunikasi antar desa di wilayah Indonesia Timur,” ujarnya.

Maka, ia mengajak masyarakat untuk menjaga eksistensi dan fungsi obnas sehingga bisa berlangsung dalam waktu lama. Untuk itu, ia berpesan, harus ada penerapan iptek dengan kearifan budaya lokal. Tidak hanya untuk memperoleh keuntungan semata, namun tetap menjaga adat dan budaya di lingkungan sekitarnya.

Direktur Pengembangan Teknologi Industri Kemenristekdikti, Dr. Eng. Hotmatua Daulay juga mengharapkan agar pembangunan Obnas berdampak pada produk teknologi, investasi, dan inovasi yang dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh kalangan terbatas peneliti sains antariksa saja.

Menurutnya, pembangunan Obnas tersebut harus diimbangi dengan SDM yang kompeten untuk beberapa dekade mendatang. Obnas bisa menjadi titik awal percepatan kemajuan Indonesia. Maka harus dipersiapkan dengan baik, jangan sampai gagal di tengah jalan, sehingga Indonesia menjadi tertinggal dengan negara-negara tetangga lainnya.




Sumber : http://www.hariansuara.com/index.php/2016-04-03-03-38-02/76-tekno/8601-lapan-akan-bangun-obnas-terbesar-se-asia-tenggara








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL