Kompetensi Utama

Layanan


HUT ke-54 LAPAN: Teknologi Antariksa Tingkatkan Kebanggaan Nasional
Penulis Berita : Humas/AP • Fotografer : Humas/AP • 27 Nov 2017 • Dibaca : 15149 x ,

Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin memberikan sambutan dalam acara sosialisasi penguatan reformasi birokrasi dalam puncak peringatan HUT ke-54 LAPAN

Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 LAPAN diperingati dengan menyelenggarakan “Sosialisasi Penguatan Reformasi Birokrasi”. Acara berlangsung di Kantor Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN, Rumpin, Bogor, Senin (27/11).

Dalam pidato sambutannya, Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin mengajak para peserta sosialisasi untuk makin memperkuat keunggulan dua aspek penting yaitu kompetensi dan layanan. Keunggulan dalam aspek kompetensi harus ditunjukkan dengan produk litbang seperti publikasi yang tidak hanya ‘dalam kandang’, namun publikasi yang mencapai level internasional, atau terindek dalam SCOPUS.

Keunggulan kompetensi selanjutnya adalah mengenai paten. Ia memberikan contoh LIPI sebagai penghasil paten terbesar di Asia Tenggara, dari sebelumnya hanya 50 paten sekarang mencapai 150 paten. Thomas berharap produksi paten oleh peneliti dan perekayasa LAPAN semakin meningkat.

Kompetensi layanan LAPAN telah ditunjukkan dengan penggunaan Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI), layanan citra satelit penginderaan jauh, layanan cuaca antariksa, SADEWA, serta SANTANU.

Thomas juga menegaskan akan pentingnya membangun kebanggaan nasional dengan mengembangkan sains dan teknologi penerbangan dan antariksa. Mengambil contoh dari Korea Selatan, Thomas menegaskan, “Salah satu visi keantariksaan di Korea adalah membangun national pride melalui teknologi antariksa. Jika kita mennguasai teknologi antariksa, semestinya teknologi yang lain bisa dipacu juga karena tingkat kerumitan teknologi keantariksaan sangat luar biasa”.

Kepala LAPAN juga berharap dengan pengembangan teknologi antariksa dapat mengurangi ketergantungan Indonesia akan kerja sama internasional yang sebetulnya bisa dilakukan di dalam negeri. “Kita tidak ingin kerja sama internasional hanya sekadar pemberian, namun bagian dari pengembangan kapasitas, baik SDM maupun sumber daya lainnya. Sehingga setelahnya Indonesia bisa mandiri,” tegasnya.

“Reformasi Birokrasi mengubah pola pikir kita untuk menata organisasi,” ujar Thomas. Hal ini ditunjukkan dengan reorganisasi yang dilakukan LAPAN dengan dua pusat baru yang dikembangkan. Pusat tersebut adalah Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Penerbangan dan Antariksa (Pustikpan) dan Pusat Inovasi dan Standar Penerbangan dan Antariksa (Pusispan).

Dalam acara ini, diberikan pula penghargaan kepada para pegawai LAPAN. Beberapa kategori penghargaan diberikan kepada pegawai seperti Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI untuk Dr. Didi Satiadi, M.Sc, dan Pegawai Berprestasi LAPAN yang diberikan kepada Ir. I.L. Arisdiyo dan Drs. Kustiyo, M.Si. Penghargaan Kategori Pegawai Berdedikasi Tinggi diterima oleh 15 Pegawai LAPAN yang tersebar di seluruh satker. Penghargaan Peneliti Terbaik jatuh pada Nurwita Mustika Sari, S.Si.. Penghargaan Perekayasa Terbaik jatuh pada Kosim Abdurohman, S.T.. Penghargaan Pranata Komputer Terbaik jatuh pada Jumadi. Penghargaan Teknisi Litkayasa Terbaik jatuh pada Fadli Sanjaya. Penghargaan Pranata Humas Terbaik jatuh pada Aminah. Penghargaan Analis Kepegawaian Terbaik jatuh pada Aan Hardiyudha, S.I.P.. Penghargaan Arsiparis Terbaik jatuh pada Sumantri, S.A.P. dan Penghargaan Auditor Terbaik jatuh pada Said, S.Sos., M.Ak. Rangkaian acara ditutup dengan peresmian Gedung Arsip LAPAN.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL