Kompetensi Utama

Layanan


Bulan Mendingin saat Gerhana, Cocok Teliti Wajah Bulan
Penulis : Amal Nur Ngazis/ Novina Putri Bestari • Media : Viva.co.id • 30 Jan 2018 • Dibaca : 9539 x ,

VIVA – Gerhana Bulan Total, yang akan muncul pada 31 Januari 2018, berpengaruh pada perubahan kondisi temperatur permukaan bulan. Perubahan ini terjadi lantaran cahaya matahari yang seharusnya masuk ke permukaan bulan terhalang oleh bumi. Perubahan yang terlihat dari bumi yakni cahaya bulan menjadi berkurang.

Peneliti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Rhorom Priyatikanto, menjelaskan suhu permukaan bulan akan turun beberapa derajat saja.

"Penurunan suhu muka bulan saat gerhana yang berlangsung sejam, tidak terlalu ekstrem. Mungkin temperatur muka bulan hanya turun belasan derajat celsius, bergantung pada karakter tanahnya," jelas Rhorom kepada VIVA, Selasa 30 Januari 2018.

Sebagai perbandingan, dia menuturkan, saat kondisi normal, temperatur permukaan bulan saat siang 100 derajat celsius dan pada malam hari -173 derajat celsius. Untuk siang dan malam di bulan berganti setiap 27,3 hari.

Perubahan suhu pada muka bulan itu bisa dimanfaatkan untuk penelitian permukaan satelit bumi tersebut, misalnya meneliti detail wajah bulan.

"Laju perubahan temperatur memang berkaitan dengan kapasitas kalori suatu material. Maka pengukuran temperatur dapat digunakan untuk karakterisasi muka bulan," katanya.

Kajian perubahan temperatur di permukaan bulan nantinya bakal berharga saat manusia sudah mampu berkoloni di bulan. Dengan data perubahan suhu tersebut, menjadi bekal bagi koloni.

Penurunan Temperatur

Menurut pengamat Astronomi Langit Selatan, Avivah Yamani, saat bulan terkena cahaya matahari tentunya akan menyebabkan permukaan Bulan panas. Ketika bulan masuk dalam bayangan bumi perlahan cahaya itu hilang karena dihalangi Bumi.

Alhasil, terjadi penurunan temperatur pada permukaan Bulan beberapa jam. Kejadian ini, ia menuturkan, juga bisa menjadi bahan penelitian di permukaan bulan.

"Penelitiannya itu untuk melihat perubahan bulan saat terjadi pendinginan. Dengan demikian mereka bisa mempelajari karakteristik campuran tanah yang menutupi permukaan bulan," jelas Avivah.

Avivah merinci proses awal hingga akhir Gerhana Bulan Total 31 Januari 2018, seperti dikutip dalam tulisannya di laman LangitSelatan:

Waktu Indonesia Bagian Barat

Awal Gerhana Penumbral 17:51:15 WIB
Awal Gerhana Sebagian 18:48:27 WIB
Awal Gerhana Total 19:51:47 WIB
Puncak Gerhana 20:31:00 WIB
Akhir Gerhana Total 21:07:51 WIB
Akhir Gerhana Sebagian 22:11:11 WIB
Akhir Gerhana Penumbral 23:08:27 WIB
Waktu Indonesia Bagian Tengah

Awal Gerhana Penumbral 18:51:15 WITA
Awal Gerhana Sebagian 19:48:27 WITA
Awal Gerhana Total 20:51:47 WITA
Puncak Gerhana 21:31:00 WITA
Akhir Gerhana Total 22:07:51 WITA
Akhir Gerhana Sebagian 23:11:11 WITA
Akhir Gerhana Penumbral 00:08:27 WITA – 1 Februari 2018
Waktu Indonesia Bagian Timur

Awal Gerhana Penumbral 19:51:15 WIT
Awal Gerhana Sebagian 20:48:27 WIT
Awal Gerhana Total 21:51:47 WIT
Puncak Gerhana 22:31:00 WIT
Akhir Gerhana Total 23:07:51 WIT
Akhir Gerhana Sebagian 00:11:11 WIT – 1 Februari 2018
Akhir Gerhana Penumbral 01:08:27 WIT
(ren)



Sumber : https://www.viva.co.id/digital/1002140-bulan-mendingin-saat-gerhana-cocok-teliti-wajah-bulan








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL