Kompetensi Utama

Layanan


Disporapar Gandeng Lapan Edukasi Peristiwa Titik Kulminasi
Penulis : Maskartini • Media : Tribunnews.com • 04 Feb 2018 • Dibaca : 2481 x ,

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak dan Badan Promosi Pariwisata Kota Pontianak (BP2KP) menggandeng Lembaga Antariksa Nasional (Lapan) Pontianak memeriahkan peristiwa titik kulminasi matahari pada 21-23 Maret 2018 mendatang.

Kadisporapar Kota Pontianak, Syarif Saleh menginginkan peristiwa titik kulminasi bukan hanya digelar sebatas kegiatan seremonial saja.

"Kita ingin ada nilai edukasinya terkait peristiwa tersebut. Jadi harapan kita tahun ini dan ke depan harus lebih berbeda dan lebih baik," ujar Saleh, Minggu (4/2/2018).

Ia menjelaskan bahwa terjadinya titik kulminasi matahari merupakan peristiwa antariksa. Peristiwa unik tersebut sangat memungkinkan dijual dan dikemas menarik dasi sisi edukasi oleh Lapan.

Saat ini ia mengaku peristiwa titik kulminasi hanya diketahui nama dan secara umum saja namun pengunjung tak memahami detailnya.

Oleh karena itu Disporapar kata dia menghadirkan Lapan untuk menjelaskannya kepada pengunjung di Tugu Khatulistiwa bagaimana proses terjadinya.

"Titik kulminasi matahari hanya terjadi di titik nol belahan bumi dan Kota Pontianak sangat beruntung dilalui satu di antara dari empat kota negara yang ada di dunia," ujarnya.

Saleh berharap kedepan potensi ini bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan asing.

"Letak titik nol matahari di Pontianak ditandai dengan monumen Tugu Khatulistiwa. Ini menjadi daya tarik kota dan sudah menjadi ikon kota dan pariwisatanya. Ini yang akan kita promosikan bersama BP2KP agar menjadi satu di antara tujuan wisata favorit di dunia," harap dia.

Sementara itu, Direktur Eksekutif BP2KP, Dewi Safitri mengaku bahwa sudah seharusnya pengunjung mengetahui peristiwa unik ini.

"Jadi wajib ada edukasi soal titik kulminasi dan itu diberikan kepada setiap pengunjung atau wisatawan yang datang ke tugu khatulistiwa saat kejadian antariksa tersebut," ujarnya.

Ia memaparkan bahwa BP2PK akan bekerjasama dalam mendorong penyelenggaraan titik kulminasi agar lebih meriah.

Harapannya momen ini benar-benar menarik dan menjadi tujuan wisatawan ketika ke Pontianak.

Pemilik Travel Yuk Jelajah ini menilai titik kulminasi matahari adalah kejadian antariksa yang sayang untuk dilewatkan.

"Penjelasannya tentu dari Lapan, jadi ketika ke tugu khatulistiwa wisatawan harus tahun proses kejadiannya. Itu daya tariknya. Harapan kita selain wisatawan bisa melihat monumen tugu khatulistiwa, informasi soal seluk beluk keunikan monumen dan kejadian kulminasi matahari juga dapat," harap dia.

Dewi mengaku mempunyai mimpi menjadikan Kota Pontianak dikenal melalui icon wisata ini.

"Kita mendorong ke Disporapar dan pihak terkait agar Kota Pontianak dengan potensi Tugu Khatulistiwa menjadi daerah atau pusat penelitian antariksa. Kita juga bisa menggelar lomba karya ilmiah tentang antariksa yang diikuti oleh pelajar dan mahasiwa di ASEAN," ungkapnya.

Kepala Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfir Lapan Pontianak, Muzirwan menyambut baik dilibatkannya Lapan dalam peringatan peristiwa titik kulminasi matahari.

"Kami menyambut baik dan siap mendukung. Pada tahap awal memang perlu edukasi dan kita akan menyiapkan bahan, bisa berupa video atau slide show," kata dia.



Sumber : http://pontianak.tribunnews.com/2018/02/04/disporapar-gandeng-lapan-edukasi-peristiwa-titik-kulminasi?page=3








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL