Kompetensi Utama

Layanan


Indonesia Akan Alami Hari Tanpa Bayangan pada 21 Maret
Penulis : Martina Rosa Dwi Lestari • Media : netralnews.com • 15 Mar 2018 • Dibaca : 3226 x ,

JAKARTA, NNC - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional ( LAPAN) menyampaikan, bahwa pada 21 Maret 2018 dini hari, Indonesia akan alami Hari Tanpa Bayangan dengan titik pusat di Garis Katulistiwa, Pontianak. Tetapi dampak dari Hari Tanpa Bayangan tidak hanya terjadi di Pontianak.

Hari Tanpa Bayangan merupakan momentum ketika Matahari akan berada tepat di atas equator. Saat tengah hari, Matahari hampir tepat di atas kepala (titik zenith).

Menurut keterangan tertulis yang NNC terima dari LAPAN, Kamis (15/3/2018), saat Hari Tanpa Bayangan terjadi, tugu atau objek yang berdiri tegak di equator akan tampak hampir tidak memiliki bayangan.

Namun ada beberapa ketentuan, diantaranya, pohon rindang akan tetap memiliki bayangan. Sebelum dan setelah tengah hari, tugu-tugu juga akan kembali memiliki bayangannya.

Kota lain yang akan mengalami Hari Tanpa Bayangan selain Pontianak diantaranya, Bonjol, Bontang, Riau, Parigi Moutong, Kepulauan Kayoa, Amberi dan Gebe akan alami Hari Tanpa Bayangan pada hari yang sama.

Kota lain di Indonesia juga dapat mengalami Hari Tanpa Bayangan, yakni saat matahari transit atau kulminasi atau berada di atas kota tersebut. Diantaranya Kota Denpasar yakni pada 26 Februari dan 16 Oktober, Jakarta pada 5 Maret dan 9 Oktober, Belitung 13 Maret dan 1 Oktober, Sabang 5 April dan 8 September.

Hari Tanpa Bayangan ini kemudian akan terjadi kembali di Pontianak pada 23 September 2018 mendatang.




Sumber : 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL