Kompetensi Utama

Layanan


Stasiun antariksa China Tiangong-1 berpeluang jatuh di Indonesia, laporkan jika temukan serpihannya
Penulis : Ira Febrianti • Media : Antaranews.com • 20 Mar 2018 • Dibaca : 7042 x ,

Bukittinggi, (Antaranews Sumbar) - warga diminta segera melapor jika menemukan benda mencurigakan yang diduga jatuh dari angkasa, kata Kepala Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Syafrijon.

Imbauan itu ia sampaikan berkaitan dengan stasiun antariksa milik China, Tiangong-1, yang diluncurkan pada 2011 sudah tidak dapat dikontrol sejak 16 Maret 2016 dan berpeluang jatuh menghantam wilayah Indonesia.

"Bila ada benda diduga jatuh dari angkasa, segera lapor pada Lapan atau kepolisian terdekat. Sebaiknya hindari menyentuh langsung benda tersebut," katanya dikonfirmasi di Bukittinggi, Selasa.

Peluang Indonesia dihantam serpihan satelit itu cukup besar karena pengaruh gravitasi mengingat wilayah Indonesia di posisi memanjang di garis khatulistiwa.

"Seluruh daerah di posisi 43 derajat Lintang Utara sampai 43 derajat Lintang Selatan berpotensi kejatuhan serpihan. Ketika mencapai ketinggian 120 kilometer akan kembali ke atmosfer bumi atau re-entry," terangnya.

Ia menyebutkan bagian dari Tiagong-1 yang kemungkinan besar mencapai bumi karena tidak hancur ketika di atmosfer adalah tabung bahan bakar yang terbuat dari bahan sangat kuat dan mengandung Hydrazine.

"Karena sifatnya korosif, berbahaya jika disentuh langsung. Oleh sebab itu jika warga menemukan benda dicurigai jatuh dari angkasa, jangan disentuh tapi langsung laporkan," ujarnya.

Diperkirakan Tiagong-1 re-entry pada 10 April 2018 namun masih dapat berubah tergantung kondisi kerapatan atmosfer yang dipengaruhi oleh aktivitas matahari dan geomagnet.

Semakin rendah aktivitas matahari dan geomagnet, re-entry akan semakin lama dari perkiraan.

"Karena ini stasiun antariksa, ukurannya cukup besar sehingga penting dilakukan monitoring ditambah dia berpeluang jatuh di wilayah Indonesia," katanya.

Informasi pemantauan terhadap stasiun antariksa milik China itu dapat diperoleh di akun twitter @OrbsatLAPAN atau Situs Pemantauan Realtime Benda Jatuh Antariksa Buatan di orbit.sains.lapan.go.id.





Sumber : https://sumbar.antaranews.com/berita/222539/stasiun-antariksa-china-tiangong-1-berpeluang-jatuh-di-indonesia-laporkan-jika-temukan-serpihannya








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL