Kompetensi Utama

Layanan


Tugu Khatulistiwa Dipadati Pengunjung
Penulis : Antara/ Redaksi • Media : harnas.co • 22 Mar 2018 • Dibaca : 1957 x ,

PONTIANAK (HN) - Lembaga Antariksa Nasional (Lapan) Bandung memberikan edukasi fenomena matahari kepada pengunjung Pesona Kulminasi 2018 melalui mini planetarium di Tugu Khatulistiwa Pontianak, Rabu (21/3). Keberadaan mini planetarium yang dihadirkan saat Pesona Titik Kulminasi 2018 mendapat perhatian pengunjung. Hal itu terlihat dari antrean yang panjang untuk menyaksikan penjelasan antariksa melalui video.

Peneliti Lapan Dr Rhorom Priyatikanto menjelaskan, fenomena kulminasi dan pengaruhnya bagi bumi, terjadi perubahan musim seperti dari musim hujan ke panas atau dari musim semi ke musim gugur. "Saat terjadi kulminasi matahari di antariksa ionosfer akan lebih banyak dari biasanya. Hal itu bisa saja sejenak mengganggu sinyal GPS atau radio," kata dia.

Fenomena telur bisa berdiri, menurut dia, bukan hanya bisa terjadi saat kulminasi matahari, namun hari-hari biasa juga bisa selama di area garis khatulistiwa. Begitu juga arah perputaran air yang kebalikan arah jarum jam, itu hanya pengaruh keberadaannya dari belahan bumi utara atau selatan.

Pemerintah Kota Pontianak akan membuat planetarium permanen di area Monumen Tugu Khatulistiwa Kota Pontianak untuk menyaksikan fenomena kulminasi matahari terjadi setiap tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September. Planetarium mini berbentuk gedung teater ini untuk memperagakan simulasi susunan bintang dan benda-benda langit.

"Insya Allah tahun depan Pemkot Pontianak akan membuat planetarium di kawasan Tugu Khatulistiwa," kata Pjs Wali Kota Pontianak, Mahmudah seusai membuka acara peringatan titik kulminasi matahari di kawasan Tugu Khatulistiwa Pontianak, kemarin.

Rencana itu, kata dia, muncul setelah melihat antusiasme masyarakat mencoba mini planetarium pinjaman dari Lapan di acara titik kulminasi di kawasan Tugu Khatulistiwa Pontianak.

Mahmudah menjelaskan, pengadaan mini planetarium akan ada di bawah Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Pontianak. Anggaran yang dibutuhkan Rp 200 juta hingga Rp 300 juta. "Mini planetarium itu akan dibuatkan gedung permanen," tuturnya.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Lapan Jasyanto mengaku siap membantu supervisi keinginan Pemkot Pontianak tersebut. Supervisi baik dari segi teknis dan lainnya.



Sumber : http://www.harnas.co/2018/03/21/tugu-khatulistiwa-dipadati-pengunjung








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL