Kompetensi Utama

Layanan


Siswa SMA Belajar Komunikasi Radio Lewat Satelit LAPAN-A2
Penulis Berita : Humas/Rz • Fotografer : Humas/Rz • 23 Apr 2018 • Dibaca : 9503 x ,

Peserta bimtek berfoto bersama.

“Peneliti di bidang penerbangan dan antariksa nasional di Indonesia merupakan profesi yang sangat bergengsi dan diakui oleh dunia Internasional”. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bagian Humas LAPAN, Jasyanto saat membuka kegiatan bimtek Komunikasi melalui satelit amatir LAPAN-A2/LAPAN-ORARI (IO-86) menggunakan radio genggam di Ruang Albert Einsten, Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP IPTEK) TMII, Jakarta (21/04). 

Bimtek yang terselenggara atas kerja sama LAPAN, ORARI, dan PP IPTEK ini bertujuan untuk mendorong minat generasi mudah terhadap pentingnya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Kegiatan ini diikuti oleh delapan Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Jakarta dan masing-masing mengirimkan perwakilannya sebanyak 10 orang siswa dan satu guru pendamping.

Lebih lanjut, Jasyanto mengajak siswa-siswi untuk berkontribusi bagi perkembangan teknologi penerbangan dan antariksa di Indonesia serta berprofesi sebagai peneliti di masa depan. “Untuk itulah LAPAN menyelenggarakan bimtek ini agar mereka mendapatkan bekal ilmu pengetahuan di bidang sains khususnya teknologi satelit serta pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu , Direktur PP IPTEK, Mochammad Syachrial Annas mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini karena dapat memotivasi para siswa untuk mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi serta menarik kecintaan terhadap dunia keantariksaaan. Syachrial berharap kegiatan seperti ini dapat diselenggarakan setiap tahunnya dengan skala yang lebih besar dan bersifat nasional. 

Pada kesempatan ini juga hadir Kepala Pusat Teknologi Satelit (Pusteksat)Mujtahid, dalam pemaparannya ia menjelaskan mengenai perkembangan teknologi satelit di Indonesia. Saat ini, LAPAN telah meluncurkan tiga satelit eksperimen yakni, LAPAN-A1/LAPAN-TUBSAT, LAPAN-A2/LAPAN-ORARI, dan LAPAN-A3/ LAPAN-IPB. “Satelit LAPAN, khususnya LAPAN A2 ini melintas di wilayah Indonesia sebanyak 14 kali dalam sehari dan memiliki misi komunikasi radio amatir mitigasi bencana dengan memanfaatkan voice repeater (VR), yang merupakan salah satu muatan (payload) pada satelit tersebut” Mujtahid menjelaskan.

Kepala Bidang Diseminasi Pusteksat LAPAN, Wahyudi hasbi, dalam materi presentasinya menyampaikan pentingnya bangsa Indonesia untuk menguasai teknologi satelit. Ia mengatakan bahwa saat ini terdapat tujuh satelit milik Indonesia yang telah mengorbit yakni Telkom3S, BRIsat, Indostar, LAPAN-A2, Telkom 2, LAPAN A3/IPB, dan Palapa D.

Bimtek ini dimulai dengan pembekalan materi oleh Tim ORARI. Para siswa diberikan pemahaman mengenai radio handy transceicver (HT), pembuatan antena, pemasangan perangkat lunak pencarian satelit untuk melihat arah satelit, kompas untuk petunjuk arah mata angina, dan arloji untuk acuan waktu melintasnya satelit. 

Setelah itu, para siswa praktek lapangan untuk berkomunikasi langsung melalui voice repeater satelit LAPAN-A2 yang melintas di wilayah Jakarta pada pukul 12.11 WIB. Pada akhir bimtek ini, LAPAN memberikan penghargaan dan apresiasi bagi tiga SMA terbaik yakni, SMAN 32, SMAN 67 dan SMA PB Soedirman. Perwakilan ketiga sekolah ini berhasil melakukan kontak atau komunikasi lebih cepat dan suara yang dihasilkan jernih.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL