Kompetensi Utama

Layanan


Tempat dan Waktu Terbaik untuk Amati Gerhana Bulan 28 Juli 2018
Penulis : kumparan.com • Media : kumparan.com • 25 Jul 2018 • Dibaca : 2596 x ,

Kurang dari tiga hari lagi kita akan menyaksikan gerhana bulan yang istimewa. Gerhana bulan yang terjadi pada Sabtu, 28 Juli 2018, dini hari nanti bakal menjadi gerhana bulan terlama di abad 21 ini.
Penyebab gerhana 28 Juli bakal berlangsung lebih lama dari biasanya sudah kumparanSAINS bahas dalam tulisan berjudul Penyebab Gerhana Bulan 28 Juli 2018 Bakal Berlangsung Sangat Lama.
Selain bakal berlangsung sangat lama, yakni sekitar 3 jam 55 menit, ada tiga keistimewaan lainnya dari gerhana bulan ini. Empat keistimewaan gerhana bulan pada 28 Juli sejak pukul 01.24 WIB sampai 05.19 WIB ini juga sudah kumparanSAINS paparkan dalam tulisan bertajuk 4 Keistimewaan Gerhana Bulan 28 Juli 2018.
Peneliti dari Pusat Sains Antariksa LAPAN, Rhorom Priyatikanto, menganjurkan agar masyarakat mencari tempat yang benar-benar gelap, minim polusi cahaya, untuk menyaksikan gerhana bulan 28 Juli ini.
Ia menyarankan demikian karena peristiwa gerhana ini berbarengan dengan fenomena oposisi Mars dan hujan meteor. Sementara untuk bisa dengan jelas melihat meteor, diperlukan kondisi langit yang benar-benar gelap.
“Nah untuk hujan meteornya memang harus cari tempat yang jauh dari kota,” ujar Rhorom saat berbincang dengan kumparanSAINS beberapa waktu lalu.
Untuk menyaksikan fenomena gerhana bulan ini, ada baiknya kita menggunakan teleskop agar bisa melihat permukaan Bulan secara jelas. Rhorom menginformasikan, sedikitnya ada lima lokasi di Indonesia yang akan menjadi tempat pengamatan bersama gerhana bulan 28 Juli ini.
Di masing-masing acara pengamatan bersama ini pengunjung bisa menggunakan teleskop yang sudah disediakan pihak penyelenggara. Selain itu, masing-masing acara juga akan dimulai sejak Jumat, 27 Juli 2018, malam sehingga pengunjung bisa datang lebih awal ke tempat-tempat ini.
Tempat pengamatan bersama pertama adalah Plaza Teater Jakarta di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Pengamatan bersama di lokasi ini diadakan oleh pihak Planetarium Jakarta yang bekerja sama dengan Himpunan Astronom Amatir Jakarta.
Tempat kedua adalah Imah Noong di Lembang, Bandung. Imah Noong adalah tempat observatorium yang beralamat di Kampung Eduwisata Areng No. 31, RT.02 RW.12, Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Selain acara pengamatan bersama, di Imah Noong juga akan diadakan acara pasar purnama.
Tempat ketiga adalah Taman Tebing Breksi di Yogyakarta. Acara pengamatan bersama ini diadakan oleh Jogja Astro Club. Acara ini dilangsungkan dengan kegiatan kemah bersama.
Tempat keempat adalah kantor Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer (BPAA) LAPAN Pasuruan. Acara pengamatan bersama ini diadakan oleh LAPAN Pasuruan yang bekerja sama dengan komunitas astronomi se-Jawa Timur. Dalam rangkaian acara ini diadakan juga workshop astrofotografi.
Adapun tempat kelima adalah kampus Institut Teknologi Sumatera (ITERA) di Lampung. Acara pengamatan bersama di lokasi ini diselenggarakan oleh pihak ITERA sendiri dan terbuka untuk umum.
Dari lima lokasi pengamatan bersama gerhana bulan di atas, kira-kira tempat mana nih yang akan kamu datangi?



Sumber: https://kumparan.com/@kumparansains/tempat-dan-waktu-terbaik-untuk-amati-gerhana-bulan-28-juli-2018-27431110790552890








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL