Kompetensi Utama

Layanan


Hari Keantariksaan 6 Agustus 2018 Ada 'Malam Langit Gelap', Kita Bisa Lihat Fenomena Ini di Langit
Penulis : iwe • Media : Tribunnews.com • 05 Aug 2018 • Dibaca : 1716 x ,

TRIBUNJOGJA.COM - Antariksa dan segala misterinya selalu menarik perhatian manusia.

Terakhir fenomena Gerhana Bulan Total terlama abadi 21 beberapa waktu lalu.

Tak lama lagi ada acara ada peringatan Hari Keantariksaan yaitu pada Senin, 6 Agustus 2018.

Dikutip Tribunjogja.com dari Lapan.go.id, acara itu diberi nama aksi ‘Malam Langit Gelap’.

Pada Senin, 6 Agustus 2018, mulai pukul 20.00 – 21.00 waktu setempat, bersama-sama kita matikan lampu luar untuk meminimalisir polusi cahaya.

Lapan mengajak masyarakat menikmati kegelapan malam dengan menyaksikan hamparan benda antariksa berpijar di langit yang sangat luas.

Saksikan Galaksi Bimasakti yang membentang di atas kepala, empat planet yang berjajar dari Barat ke Timur (Venus, Jupiter, Saturnus, dan Mars), beberapa rasi bintang terkenal (Scorpio – Kalajengking, Cygnus – Angsa, dan Crux – Salib Selatan).

Juga Segi Tiga Musim Panas (Vega – Altair – Deneb), serta beberapa hujan meteor.

Kampanyekan "Malam Langit Gelap" untuk membangun kesadaran publik perlunya menjaga keindahan langit dengan mengurangi polusi cahaya.

Aksi ini sekaligus menjadi gerakan nasional berhemat energi.

Malam Langit Gelap diperingati setiap tanggal 6 Agustus sebagai momentum sejarah diperingatinya hari lahirnya Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan.

Khusus bagi masyarakat yang berada di sekitar Sumedang Jawa Barat, bisa menyaksikan di Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang.

Ketua Komunitas Penjelajah Langit, Eko Hadi Gunawan, mengatakan komunitasnya juga akan melakukan pengamatan kecil untuk menyaksikan galaksi bima sakti yang sedang terkihat jelas.

Eko mengatakan, dari bulan Mei hingga Agustus galaksi sudah bisa terlihat dengan jelas namun butuh bantuan masyarakat untuk mematikan lampu.

"Efek mematikan lampu membuat galaksi terlihat lebih jelas dan tentunya dapat melihat benda-benda langit yang melintas," ujar Eko kepada Tribun Jogja pada Kamis (4/8/2016).

Eko menuturkan juga akan terlihat pergerakan planet Mars yakni fenomena gerak retrograde.

Gerak tersebut menunjukkan Planet mars bergerak maju mundur, yakni dari arah timur ke barat lalu kembali ke timur lagi.

Walalupun komunitasnya belum melakukan sosialisasi kepada masyarakat, namun Eko berharap masyarakat bisa mematikan lampu dan memandang ke langit.

Ia juga menyebut bahwa lokasi favorit dan tepat untuk memandang adalah Bukit Paralayan di Pantai Parangtritis untuk wilayah Yogyakarta.

Eko menjelaskan, kemunculan dengan dengan jelas galaksi bima sakti merupakan pertanda datangnya musim kemarau atau panas.

Dalam filosofi Jawa, munculnya gugusan semesta tersebut menjadi patokan akan datangnya musim kemarau.

"Bagi orang Jawa dulu kala, itu menjadi penanda waktu akan datangnya musim kemarau. Hal itu terlihat jelas ketika jaman dulu karena belum banyak lampu,' tutur EKo. (tribunjogja.com)






Sumber : http://jogja.tribunnews.com/2018/08/05/hari-keantariksaan-6-agustus-2018-ada-malam-langit-gelap-kita-bisa-lihat-fenomena-ini-di-langit?page=3.









Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL