Kompetensi Utama

Layanan


Karhutla di Kalbar telan korban jiwa, bocah 8 tahun tewas
Penulis : Saud Rosadi • Media : merdeka.com • 13 Aug 2018 • Dibaca : 433 x ,

Merdeka.com - Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat, menelan korban jiwa. Vito, bocah berusia 8 tahun, meninggal akibat luka bakar yang dideritanya. Selain Vito, 2 orang lainnya yang masih satu keluarga, juga menderita luka bakar.
Peristiwa itu terjadi Minggu (12/8) pagi kemarin, sekira pukul 10.00 WIB. Mendengar kabar itu, tim Manggala Agni Daerah Operasi Sintang, mengecek ke RS Husada di Nanga Pinoh, Melawi, dan mendapatkan kepastian.

Keterangan diperoleh dari keluarga korban, saat itu, Kakek Adong (50), bersama 2 anaknya Rio (11) dan Vito (7), sedang membakar ladang di sekitar rumah, di Desa Nanga Tikan, Nanga Pinoh, tanpa ada keterlibatan warga lain di sekitar mereka. Cuaca saat itu, sangat terik.

"Karena cuaca panas dan angin cukup kencang, sehingga mengakibatkan api berbalik," kata Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Sintang, Kadarwanto, dalam keterangan dia kepada wartawan di Pontianak, Senin (13/8) sore.

Belakangan, api yang berkobar hebat lantaran angin kencang, ikut menyambar sekaligus membakar pondok yang mereka tinggali. Kontan, kobaran api semakin membesar.

Tiga orang di ladang dan di pondok, sempat dikepung api, sehingga mengakibatkan ketiganya mengalami luka bakar. Baik Adong, Rio dan Vito. Beruntung, ketiganya dibawa warga sekitar ke RS Husada.

"Dua korban langsung larikan ke rumah sakit Husada, dalam kondisi kritis. Satu korban (Vito) meninggal dunia di tempat kejadian," kata Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Sahat Irawan menambahkan.

Luka bakar yang diderita Adong dan Rio, cukup parah. Prosentase luka bakar Adong mencapai 76 persen. Sedangkan Rio, 80 persen. "Itu diketahui dari hasil konfirmasi ke dokter yang merawat. Disarankan dirujuk ke Pontianak, agar mendapatkan perawatan serius," kata Sahat.

Sementara itu, titik panas (hostpot) di Kalimantan Barat terus bertambah. Setelah Sabtu (11/8) ada 422 hotspot, sampai pagi tadi, berdasarkan data dilansir BMKG dari olahan data LAPAN menjadi 450 hotspot.

Antara lain, paling banyak hotspot terdeteksi di kabupaten Kapuas Hulu 111 hotspot, disusul kabupaten Sanggau 60 hotspot, Ketapang dan Sintang 57 hotspot serta Kubu Raya 49 hotspot.


Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/karhutla-di-kalbar-telan-korban-jiwa-bocah-8-tahun-tewas.html








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2020 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL