Kompetensi Utama

Layanan


Pencemaran Pantai Melawai, Pemkot Balikpapan Kesulitan Cari Pelaku
Penulis : Satmoko Budi Santoso • Media : cendananews.com • 15 Aug 2018 • Dibaca : 1050 x ,

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan belum mengetahui pelaku pencemaran lingkungan yang terjadi di Pantai Melawai pada 21 Juli lalu. Pasalnya, pencemaran itu diduga buangan oli bekas ke perairan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Balikpapan, Suryanto, menyebutkan, hingga kini sumber minyak masih belum diketahui karena untuk mencari pelaku pencemaran tersebut tidak dapat dilakukan sendiri mengingat peralatan yang dimiliki Pemkot Balikpapan sangat terbatas.

“Kita sudah kerja sama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) tapi hasilnya tertutup awan. Alat kita juga terbatas, pemkot juga kesulitasn dan tak bisa memaksa Lapan,” katanya, Rabu (15/8/2018).

Ia membantah jika persoalan pencemaran lingkungan ada intervensi pihak lain. Karena kasus pencemaran di perairan merupakan kewenangan dari Pemerintah Provinsi. “Tapi nanti kesimpulannya akan ada tim terpadu yang menangani kasus pencemaran lingkungan di perairan,” beber Suryanto.

Tim terpadu tersebut untuk daerah yang berpotensi tinggi terhadap tumpahan minyak. “Sudah ada arah ke sana, mungkin nanti Menko Maritim yang jadi koordinator dan Gubernur Kaltim yang membuat Surat Keputusannya,” pungkas Suryanto.

Untuk diketahui, Teluk Balikpapan sangat rawan terhadap tumpahan minyak karena selain berdekatan dengan operasional pengolahan kilang, juga banyaknya tanker dan kapal jenis lainnya yang lepas sauh di perairan yang menjadi pembatas antara Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara.


Sumber: https://www.cendananews.com/2018/08/pencemaran-pantai-melawai-pemkot-balikpapan-kesulitan-cari-pelaku.html








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL