Kompetensi Utama

Layanan


Meriah dan Seru, 436 Siswa Ikuti Kompetisi Roket Air
Penulis : Mochamad Nur • Media : jawapos.com • 26 Aug 2018 • Dibaca : 5513 x ,

JawaPos.com - Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-Iptek) Kemenristekdikti kembali menggelar Kompetisi Roket Air Regional (KRAR). Pada hari kedua pelaksanaan peluncuran Minggu (26/8), kompetisi berlangsung seru. Pemenangnya akan diadu kembali ke ajang Kompetisi Roket Air Nasional (KRAN).

Direktur PP-Iptek KemenristekdiktiMochammad Syachrial Annas menuturkan tahun ini ada peningkatan jumlah peserta maupun sekolah. "Tahun ini jumlah pesertanya 438 siswa dari 96 sekolah," katanya di PP-Iptek TMII Minggu (26/8). Syachrial mengatakan KRAR kali ini diikuti peserta dari Jabodetabek, Serang, dan Cilegon.

Sedangkan tahun lalu KRAR untuk regional yang sama diikuti 352 orang dari 52 sekolah. Syachrial bersyukur karena setiap tahun minat siswa mengikuti ajang ini mengalami peningkatan. Itu menandakan minat siswa terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi juga mengalami peningkatan.

Secara teknis roket air yang digunakan menggunakan botol
air mineral atau minuman
bersoda. Kemudian diberi sayap di bagian ekornya. Jumlah sayapnya ada yang tiga buah dan empat buah. Kemudian botol itu diisi air, lalu diluncurkan melalui alat tekanan.
Targetnya adalah lingkaran merah yang berjarak sekitar 50 meter dari titik peluncuran roket air. Semakin dekat roket air jatuh dari lingkaran merah, maka nilainya semakin besar. Tapi sayang banyak roket air peserta yang jatuh jauh dari titik sasaran.

Lebih lanjut Syachrial mengatakan konsep peluncuran roket air menggunakan teori fisika
. Khususnya rumus Newton. "Di sekolah konsep dan praktik roket air sudah diajarkan," katanya. Sebab ketika digelar workshop pembuatan roket air pada Sabtu (25/8) lalu, sudah banyak peserta yang tidak mengalami hambatan dalam membuat roket. Dalam workshop yang berdurasi sekitar 45 menit itu, peserta sudah bisa merakit roket air.
Syachrial menjelaskan lomba roket air digelar untuk mengakomodasi ketertarikan siswa terhadap sains. Selain itu diharapkan menumbuhkan ketertarikan anak-anak kepada teknologi kedirgantaraan dan antariksa. Selain ini, PP-Iptek bersama Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) juga menggelar lomba membuat antena penangkap sinyal satelit Lapan. Diantara kriterianya adalah antena yang rapi dan presisi. Selain itu juga menggelar lomba membuat pesawat karet bekerjasama dengan PT Dirgantara Indonesia (DI). (wan/JPC)


Sumber: https://www.jawapos.com/teknologi/26/08/2018/meriah-dan-seru-436-siswa-ikuti-kompetisi-roket-air








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL