Kompetensi Utama

Layanan


Titik Panas Berkurang Signifikan
Penulis : Sri Utami • Media : http://mediaindonesia.com • 26 Aug 2018 • Dibaca : 4170 x ,

TITIK panas (hotspot) di daerah yang sering terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat ini mengalami pengurangan. Menurut pantauan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), titik panas yang berkurang yakni di Riau, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Barat.

Berdasarkan pantauan tiga satelit yaitu satelit NOAA (ASMC), TERRA AQUA (NASA) dan juga TERRA AQUA (LAPAN) juga menunjukan penurunan yang cukup signifikan pada ketiga provinsi itu.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Raffles B Panjaitan mengatakan, berdasarkan rekapitulasi titik panas harian pada Minggu (26/8), di Sumatera Selatan tidak terpantau titik panas. Sedangkan di Riau terpantau masih ada 5 titik panas. Kemudian di Kalimantan Barat terpantau 15 titik panas.

"Di Sumatera Selatan, Satgas Udara Provinsi Sumsel melakukan teknologi modifikasi cuaca (TMC), di Ogan Ilir dan Palembang menggunakan Pesawat Casa 212 PK-PCT dan Pesawat Casa A-2105 TNI AU. TMC ini sebagai upaya pengendalian karhutla dengan membuat hujan buatan dengan memanfaatkan awan potensial," jelasnya.

Tak hanya dari darat, upaya pemadaman juga dilakukan dari udara. Pemadaman darat dilakukan oleh Satgas Darat yang terdiri dari Manggala Agni, BPBD TNI, POLRI, Satgas Desa Peduli Api, dan juga Tagana (Taruna Siaga Bencana), di Desa Sungai Rambutan, Dusun II, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.

"Manggala Agni Daops OKI melakukan pemadaman di Pulau Kemiri, Desa Perigi Talang Nangka, dan Desa Sungai Bungin, Kecamatan Pangkalan Lampam, serta di Desa Mulya Guna, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten OKI. Berkat upaya tersebut, karhutla berhasil dituntaskan oleh tim pemadam," ungkanya.

Sementara itu, upaya pengendalian dan pencegahaan karhutla terus berlangsung di Kalimantan Barat yakni di Kabupaten Kubu Raya, Sintang, Pontianak, Ketapang, dan Singkawang. Begitu pula Satgas Udara masih melakukan water bombing di beberapa lokasi, seperti di Kubu Raya, Ketapang, Kayong Utara, dan Mempawah.

"Cuaca hujan di beberapa tempat di Kalimantan Barat seperti di Singkawang, dan Pontianak, sangat membantu mengurangi potensi karhutla. Selain itu, di Provinsi Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur pun masih terus dilakukan upaya pemadaman karhutla," imbuhnya. (OL-7)




Sumber: http://mediaindonesia.com/read/detail/180788-titik-panas-berkurang-signifikan








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL