Kompetensi Utama

Layanan


Bagaimana Potensi Hujan Hari Ini ? Periksa Lewat SADEWA
Penulis : Redaksi • Media : alatuji.com • 27 Aug 2018 • Dibaca : 4558 x ,

Ingin pergi beraktifitas atau liburan tetapi bimbang dengan hujan yang akan menghalangi kegiatan ? Sebaiknya anda periksa dahulu prakiraan cuaca saat ini. Periksa lewat apa? Periksa lewat salah satu platform yang dapat digunakan oleh seluruh masyarakat umum untuk memantau cuaca, terutama potensi hujan yang intensitasnya diukur dengan weather station, secara real time yaitu Sadewa.



Apa itu Sadewa? Satellite Disaster Early Warning System atau biasa disingkat dengan Sadewa, adalah sistem informasi peringatan dini bencana berbasis teweknologi satelit. Sadewa dikembangkan lewat kerja sama Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), serta beberapa pihak lain.



Platform ini mampu memberikan informasi tentang potensi hujan ekstrem dengan pengukuran weather station yang bisa mengakibatkan bencana banjir dan longsor hingga resolusi 5 km. Bagaimana membaca prakiraan cuaca di Sadewa? Terdapat beberapa kotak pilihan di bar bagian atas, di antaranya Hujan, IR1, IR2, IR1-IR2, IR1-IR3, COM, dan lainnya. Dari sekian banyak pilihan, beberapa pilihan yang paling penting antara lain Hujan, IR1-IR2, IR1-IR3, dan COM.



Kita dapat memilih informasi tentang hujan, maka akan terlihat wilayah Indonesia dan tutupan awannya. Peta bisa diperbesar untuk melihat lokasi yang lebih spesifik. Akan terlihat wilayah dengan tutupan awan berwarna hitam hingga abu-abu. Wilayah yang tertutup awan itu berpotensi mengalami hujan dari intensitas ringan hingga lebat.



Untuk pilihan IR1-IR2 menyajikan informasi tentang wilayah yang tertutup awan Cirrus (tipis) atau awan Cumulonimbus. Bila wilayah Anda tertutup awan Cumulonimbus (berwarna hijau tua), maka besar potensi wilayah Anda akan diguyur hujan.



Lalu dengan pilihan IR1-IR3, diperlihatkan wilayah yang tertutup awan tinggi (Cumulonimbus) yang berwarna biru gelap dan awan rendah (Cumulus). Sama seperti pilihan sebelumnya, jika suatu wilayah tertutup awan Cumulonimbus, wilayah itu berpotensi mengalami hujan lebat. Sistem ini dikembangkan berdasarkan hasil pengamatan satelit MTSAT.



Informasi yang disajikan dalam Sadewa mendekati real time. Sebagai perbandingan, bisa juga dilihat prakiraan cuaca di situs web Badan Meteorologi, Kilmatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG menyediakan informasi prakiraan cuaca 12 jam, prakiraan cuaca harian, dan khusus Jabodetabek ada prakiraan potensi banjir. Ayo, lebih cerdas dalam perjalanan dengan melihat prakiraan cuaca.




Sumber: https://www.alatuji.com/article/detail/183/bagaimana-potensi-hujan-hari-ini-periksa-lewat-sadewa








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL