Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN JADI TUAN RUMAH LOKA KARYA RISET PENGEMBANGAN CUACA ANTARIKSA SE-ASIA OSEANIA
Penulis : Issa Abari • Media : travelmaker.id • 19 Sep 2018 • Dibaca : 4281 x ,

LAPAN akan menjadi tuan rumah workshop The 5th AOSWA (Asia Oceania Space Weather Alliance) pada tanggal 19-21 September 2018 di Hotel Aryaduta, Bandung. Lokakarya se – Asia Oseania ini akan mengangkat tema ‘to meet, to connect, to foster for better living in space’. Seminar ini akan membahas mengenai berbagai isu terkait riset dan pengembangan cuaca antariksa di dunia. Kegiatan ini akan dihadiri oleh peserta yang berasal dari beberapa negara seperti China, India, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Thailand.

Pada lokakarya ini Kepala LAPAN, Prof. Thomas Djamaluddin dan Prof. Xu Jiyao (NSSC, China) akan menjadi pembicara utama dan juga akan dilakukan presentasi jarak jauh oleh pembicara dari Amerika Serikat dan Kanada. Kegiatan ini juga menghadirkan 30 pembicara yang akan memaparkan hasil penelitian dan update terkini dari aktivitas terkait cuaca antariksa.

Beragam isu akan dibahas antara lain mengenai cuaca antariksa yang menjadi perhatian bagi umat manusia dan mengandalkan teknologi canggih serta teknologi antariksa yang cukup rentan terhadap gangguan luar Bumi. Cuaca antariksa berbeda dengan cuaca troposfer yang jamak dikenal masyarakat. Cuaca antariksa berurusan dengan kondisi antariksa yang dipengaruhi oleh medan magnet dan aliran partikel, terutama dari matahari. Angin Matahari, hujan partikel energi tinggi, serta badai geomagnet adalah beberapa fenomena cuaca antariksa yang dapat terjadi. Dampaknya meliputi gangguan operasional satelit, gangguan komunikasi radio, hingga gangguan navigasi yang perlu dimitigasi dengan sebaik mungkin.

AOSWA (Asia Oceania Space Weather Alliance) didirikan pada bulan Maret 2010 melalui sebuah Kick-off Meeting yang diselenggarakan di Bandung, Indonesia. Tujuan utama dari aliansi ini adalah untuk mendorong kerja sama dan berbagi informasi antara institusi di daerah Asia-Oseania yang bergerak dalam riset dan pengembangan cuaca antariksa. Asia-Oceania menjadi salah satu daerah penting dalam peta pengguna teknologi antariksa sehingga menuntut adanya komunikasi dan kerja sama yang baik. Terdapat 14 negara anggota serta 30 institusi anggota yang terlibat dalam AOSWA, termasuk Indonesia dengan LAPAN sebagai titik simpulnya.

Setelah 7 tahun berdiri, AOSWA telah menyelenggarakan beberapa pertemuan dan lokakarya. Lokakarya keempat diselenggarakan di Jeju, Korea Selatan, pada bulan Oktober 2016. Pertemuan terakhir tersebut diikuti oleh 131 peserta dari 16 negara. Tema utama yang diangkat saat itu adalah ‘space weather risk, regional action’.









Sumber : https://travelmaker.id/2018/09/19/lapan-jadi-tuan-rumah-loka-karya-riset-pengembangana-cuaca-antariksa-se-asia-oseania/








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL