Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN Perkuat Mitra Strategis Melalui Aero Summit 2018
21 Sep 2018 • Dibaca : 3560 x ,

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) akan menyelenggarakan event Aero Summit 2018 pada Selasa – Rabu, 25-26 September 2018 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan. Tema acara ini adalah “Streamlining The Synergy In Aserospace Industry” dan terselenggara atas kerjasama LAPAN dengan asosiasi profesi, pemangku kepentingan industri, serta badan riset dan lembaga pendidikan. Acara ini bertujuan untuk mempererat sinergisitas dan mempercepat transformasi kluster industri dirgantara dalam rangka mewujudkan ekosistem Industri 4.0 yang didukung riset dan pengembangan penerbangan dan antariksa.

Aero Summit 2018 ini akan dibuka oleh Kepala LAPAN, Prof Thomas Djamaluddin dan akan dihadiri oleh Menteri Perhubungan, Ir. Budi Karya Sumadi, Menteri Perindustrian, Ir. Airlangga Hartato, dan Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi, Prof. Mohammad Nasir. Acara ini juga didukung oleh korporasi dunia, yakni AIRBUS Industries dengan mengirimkan delegasinya terkait pengembangan industri dirgantara.

Kegiatan ini akan membahas mengenai upaya Indonesia dalam mewujudkan kemandirian dibidang teknologi penerbangan dan antariksa, khususnya industri pesawat terbang di Indonesia yang merupakan cita-cita para pendiri bangsa ini. Untuk itulah diperlukan strategi untuk mewujudkannya antara lain dengan melakukan rekayasa dan rancang bangun secara mandiri seperti proyek nasional N219, R80 dan N245 dan juga memperkuat mitra strategis baik di dalam maupun di luar negeri.

Tidak hanya itu saja, diperlukan adanya penguatan SDM dengan mengundang mitra dari negara yang menguasai teknologi tinggi untuk berinvestasi dan memindahkan kompetensi teknologinya di Indonesia. Strategi yang terakhir inilah yang akan menjadikan Indonesia ikut terlibat dalam pengembangan teknologi tinggi dunia sehingga para peneliti dan perekayasa dapat berinovasi dalam teknologi sesuai dengan perkembangannya. Hal inilah yang nantinya diharapkan akan terjadinya ekosistem kluster industri dirgantara di dalam negeri yang memiliki pondasi yang kuat.

LAPAN saat ini telah membangun sinergis dengan berbagai mitra seperti Indonesia Aeronautical Engineering Center (IAEC), Indonesia Aircraft Component Manufacturer Association (INACOM), Indonesia Aircraft Maintenance Service Association (IAMSA), PT DI, PT RAI dan GMF AeroAsia.

Dalam Aero Summit ini juga akan diselenggarakan International Seminar on Aerospace Science and Technology (ISAST) ke-6 bertema “Aeronautics and Space Technology Research and Industrial Development”. Acara seminar ini sebagai ajang pertukaran informasi mutakhir dan untuk mencari peluang kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi baik di dalam maupun luar negeri, serta industri strategis yang ada di Indonesia dan dunia.

Penyelenggaraan kegiatan ini untuk meneguhkan program pengembangan teknologi penerbangan dan keantariksaan nasional yang berlandaskan UU No 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan dan Peraturan Presiden RI No. 45 Tahun 2017 tentang Rencana Induk Keantariksaan Tahun 2016 – 2040.


Jakarta, 21 September 2018
Narahubung:
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat LAPAN, Ir. Jasyanto, MM








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL