Kompetensi Utama

Layanan


Lomba Roket Air APRSAF-25, Sarana Berinteraksi Edukasi Keantariksaan
Penulis Berita : Humas/And • Fotografer : Humas/And • 03 Nov 2018 • Dibaca : 1346 x ,

Peserta dari Indonesia memposisikan roket air buatan mereka.

Hari pertama tahapan lomba roket air tingkat internasional mulai digelar di Temasek Junior College, Singapura. Sabtu (03/11), seluruh peserta kompetisi yang merupakan rangkaian dari APRSAF-25 mengikuti acara pembukaan.

Perlombaan kali ini diikuti sejumlah 66 peserta dari 12 negara. Mereka adalah perwakilan dari Bangladesh, Kamboja, Jepang, China, Indonesia, Malaysia, Nepal, Srilanka, Thailand, Vietnam, India, dan tuan rumah Singapura. peserta yang merupakan pelajar sekolah setingkat SMP ini didampingi guru dan pendampingan dr PPIPTEK dan LAPAN.


Para peserta mempersiapkan diri di lapangan.

Indonesia, pada kegiatan kali ini mengirimkan 6 peserta terbaik untuk turut berkompetisi membawa harum nama bangsa. Kegiatan ini difasilitasi oleh PPIPTEK dan didukung LAPAN. Seremoni pembukaan diisi oleh Direktur Space Education Center JAXA, Dr. Nozomu Sakuraba, Dr. Rogel Mari Sese dari Space Sience Education Program DOST-SEL, Pilipina, dan Direktur Program APRSAF-25 WRE, Mr. Woo Jian Sheng.

"Peserta tidak hanya melakukan kompetisi, namun juga saling bertukar informasi mengenai potensi negara masing - masing," ujar Sakuraba. Sementara Rogel menjelaskan, peserta tidak hanya melakukan petualangan baru dalam kompetisi namun juga berinteraksi antar peserta untuk membuka wawasan "Keamanan yang paling penting, meskipun roket dibuat dari bahan yang aman," tegas Mr. Sheng.


Peserta dari Indonesia memperagakan Pencak Silat yang banyak menyabet medali pada Asian Games beberapa waktu yang lalu.

Untuk itu, sebelum memperoleh pengarahan panitia, peserta diberi kesempatan memperkenalkan diri identitas nama dan negaranya beserta informasi potensi negaranya. Selanjutnya mereka diberi penjelasan tentang peraturan. Panitia menjelaskan tentang batasan waktu, serta peralatan dan material secara detil.  Dijelaskan bagian-bagian roket serta pembagian posisi peserta ke dalam 8 launcher yang digunakan. Terakhir mereka memberi penjelasan tentang sistem penilaian dan pelaksanaan.

Seluruh peserta diberi kesempatan untuk melakuan uji coba terhadap roket yang dibuatnya. Namun karena kendala cuaca, kegiatan yang seharusnya dilanjutkan dengan peluncuran,  lalu ditunda pada esok harinya. Ketika peserta membuat roket, maka para guru dan pendamping lainnya melakukan presentasi perkenalan program edukasi keantariksaan masing-masing negara.

Para peserta mencoba wahana roket airnya.



Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL