Kompetensi Utama

Layanan


Pertukaran Informasi Penelitian dan Edukasi Mengawali Kegiatan APRSAF ke-25 di Singapura
Penulis Berita : Humas/Lela-Erni • Fotografer : Humas/Lela • 06 Nov 2018 • Dibaca : 1339 x ,

Kepala Biro KSHU, Christianus R. Dewanto memaparkan kegiatan edukasi keantariksaan dalam kegiatan APRSAF ke-25 di Singapura, SElasa (06/11)

Asia Pacific Regional Space Agency Forum (APRSAF) ke-25 mulai digelar di Hotel Sheraton Towers, Singapura, Selasa (06/11). Forum pertemuan yang membahas perkembangan kegiatan bidang keantariksaan ini sedianya berlangsung tanggal 6-9 November. Sebelum seremonial pembukaan, kegiatan diawali dengan working group yang membahas berbagai bidang.

Kegiatan forum ini diawali dengan side event seperti Kompetisi Roket Air, Workshop Inisiatif Space Application for Environment (SAFE), Space Application Working Group (SAWG), dan dilanjutkan dengan kegiatan working group. Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 5 sampai dengan 7 November. Sedangkan Sidang Pleno akan diselenggarakan pada tanggal 8-9 November.

Pada hari pertama forum tersebut, LAPAN menampilkan paparan tentang kegiatan penelitian di Pusat Sains Antariksa (Pussainsa) pada diskusi kelompok mengenai pemanfaatan lingkungan ruang angkasa. Paparan disampaikan Peneliti Pussainsa, Fitri Nuraeni. Ia menyampaikan laporan kegiatan LAPAN dalam Asian Try Zero Gravity dengan tempat eksperimen di Stasiun Antariksa Internasional, ISS Jepang.

Fitri menjelaskan program eksperimen Zero Gravity periode 2017-2018, mulai dari seleksi proposal sampai dengan pelaksanaan eksperimen. Kegiatan ilmiah ditujukan untuk pelajar yang mengajukan eksperimen untuk diuji coba oleh astronot. Ia juga menginformasikan, bahwa seleksi proposal nasional untuk program eksperimen Zero Gravity dibatasi usia di bawah 18 tahun.

Secara terperinci disampaikan, dari 31 proposal yang masuk, dipilih 3 proposal untuk mengikuti penyaringan prosedur keselamatan. Setelah proses tersebut, akhirnya terpilih satu proposal yang mendapatkan kesempatan untuk diuji coba di ISS Kibo bersama beberapa proposal internasional lainnya. Peserta yang lolos ke tahap selanjutnya diberangkatkan ke Jepang untuk mengikuti eksperimen langsung oleh astronot.

Hasil dari kegiatan tersebut menjadi pembelajaran bersama bagi para peserta dan meningkatkan pengetahuan keantariksaan. kegiatan ini juga menjadi salah satu cara untuk mengaplikasikan ilmu fisika dengan cara yang menyenangkan. Selain itu, melalui kegiatan ini, para peserta juga dapat menambah jejaring pertemanan dan komunitas dengan minat dan bakat yang sama.

Sementara, Kepala Biro Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Umum, Christianus Ratrias Dewanto menyampaikan laporan terkait kegiatan edukasi keantariksaan di Indonesia selama 2018.

Kegiatan tersebut sudah menjadi rutinitas setiap tahunnya member APRSAF untuk berkumpul dan melaporkan kegiatan edukasi keantariksaan yang telah dilaksanakan di negaranya. Selain itu, mereka juga saling berbagi pengetahuan dan bertukar informasi kegiatan baru yang memungkinkan untuk dikembangkan di negara mereka.

Pada forum ini, ada beberapa negara anggota lainnya yang melaporkan kegiatan edukasi keantariksaan di negara mereka. Mereka juga membagi informasi terkait edukasi keantariksaan yang dilakukan di negara mereka seperti Jepang, Korea, Thailand, dan Singapura.





Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL