Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN Susun Renstra Teknokratik Iptek Penerbangan dan Antariksa 2020-2024
Penulis Berita : HUmas/Brian • Fotografer : Humas/Herlambang • 07 Dec 2018 • Dibaca : 1370 x ,

Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin membuka acara pertemuan FGD yang membahas tentang Renstra Teknokratik Iptek Penerbangan dan Antariksa 2020-2024 di Solo, Rabu (05/12).

LAPAN menyelenggarakan pertemuan FGD untuk menyusun Rencana Strategis (Renstra) teknokratik iptek penerbangan dan antariksa di Hotel Aston, Solo. Kegiatan berlangsung pada 5-7 Desember. Acara ini menjadi perhatian seluruh elemen karena melibatkan kehadiran para pejabat eselon 1 dan 2, serta perwakilan seluruh satker di LAPAN.

Saat membuka acara, Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin memberikan arahan terkait kontribusi iptek penerbangan dan antariksa bagi kemajuan bangsa. Ia selalu menyampaikan, untuk terus mendorong agar pencapaian pelaksanaan litbang penerbangan dan antariksa yang unggul mampu menjadi penggerak tumbuh kembangnya industri penerbangan dan antariksa di dalam negeri. “Semangat membangun industri perlu dibangun dengan penguatan jalinan kemitraan dan peningkatan kapasitas SDM,” paparnya.

Kegiatan diisi dengan pemaparan dan diskusi. Sesi pemaparan diisi oleh presentasi para deputi. Rangkaian ini untuk mengidentifikasi masalah, isu strategis, dan arah kebijakan di lingkup unit kerjanya. Secara umum, pemaparan para deputi menyiratkan perlunya memasukkan beberapa usulan konten pada Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017. Konten tersebut antara lain pelaksanaan Pencapaian Tujuan Berkelanjutan (TPB) dan dinamika lain yang berasal dari revolusi industri 4.0, program UNISPACE+50, dan agenda yang terangkum dalam SPACE 2030. Hal tersebut sebagai variabel komplementer selain Undang – Undang No. 21 Tahun 2013 Tentang Keantariksaan beserta regulasi turunannya, dalam menyusun skema kerja iptek penerbangan dan antariksa tahun 2020 – 2024.

Peserta kegiatan kali ini juga memperoleh pemaparan narasumber dari Kementerian PPN/Bappenas (Rudi Arifiyanto) dan Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan (Agus Budi Setiawan). Pada kesempatan ini, narasumber memberikan masukan guna mewujudkan pencapaian program litbang iptek penerbangan dan antariksa 2020 – 2024.

Beberapa saran tersebut antara lain agar segera membentuk satker PNBP dan mendorong pengupayaan sumber dana selain APBN untuk pelaksanaan program dan kegiatan iptek penerbangan dan antariksa. Untuk mengatasi keterbatasan sumber daya lain, seperti SDM Litbang, LAPAN perlu menindaklanjuti kemungkinan penerapan Pasal 62 Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa serta ketentuan lain. Contohnya ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Kegiatan FGD ini menghasilkan rumusan kebijakan yang mengarah pada pelaksanaan program dan kegiatan yang lebih operasional, sebagai kontribusi LAPAN di berbagai sektor pembangunan.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL