Kompetensi Utama

Layanan


Bulan Purnama 20 Januari, Ada Gerhana Super Blood Wolf Moon
Penulis : Redaksi • Media : tangerang7.com • 15 Jan 2019 • Dibaca : 1599 x ,

Tangerang7.com, Tangerang – Langit akan disuguhi gerhana bulan total pertama di 2019. Gerhana bulan tersebut disebut “Super Blood Wolf Moon”.

Dilansir NBC News, gerhana ini akan menjadi gerhana bulan pertama di 2019 sekaligus gerhana bulan total terakhir hingga 2021. Saat gerhana, diameter bulan akan terlihat sekira 7 persen lebih besar. Sedangkan terang bulan juga mencapai 15 persen lebih terang dibanding bulan purnama biasa.

Selain itu bulan seakan terlihat bewarna merah. Warna merah tersebut disebabkan karena bumi berada tepat di antara matahari dan bulan sehingga atmosfer bumi memantulkan sinar matahari. Tidak perlu pelindung mata khusus. Gerhana bulan total ini dapat dilihat langsung dengan mata telanjang.

Namun, gerhana bulan ini tidak akan terlihat sempurna di Tangerang maupun Indonesia pada umumnya. Gerhana ini akan terlihat di seluruh Amerika Selatan dan Utara, bagian Eropa Barat dan Afrika. Sedangkan bagian Afrika, Eropa dan Asia lainnya hanya akan melihat sebagian gerhana saja.

“Gerhana bulan super blood wolf moon tidak bisa dilihat di Indonesia karena terjadi siang hari waktu Indonesia,” ujar Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin.
Purnama Terlihat Lebih Besar

Gerhana berwarna darah merah ini akan terjadi pada Minggu (20/1/2019) sampai Senin (21/1/2019) waktu Amerika Serikat (AS). Perbedaan waktu penampakan bulan ini yang terjadi nanti di Indonesia hanya penampakan bulan purnama saja. “Di Indonesia hanya tampak purnama saja. Purnama yang lebih besar dari rata-rata,” ujar Thomas.

Meski demikian, seiring gerhana bulan di AS dan penampakan bulan purnama di Indonesia akan mengakibatkan gelombang tinggi air laut hingga bisa menyebabkan banjir rob tumpah ke daratan. “Tidak ada berbahaya, kecuali ada kombinasi dengan gelombang tinggi baru berpotensi menyebabkan banjir rob yang melimpas ke darat lebih jauh,” ujar Thomas.

Gerhana ini dimulai sejak 20 Januari 2019 pukul 22.30 waktu setempat (Eastern Time). Sedangkan puncaknya, ketika matahari, bulan dan bumi sejajar sempurna dan bayangan bumi menutupi seluruh piringan bulan terjadi pada 00.12 waktu setempat (Eastern Time) pada 21 Januari. (t7)









Sumber : https://tangerang7.com/bulan-purnama-20-januari-ada-gerhana-super-blood-wolf-moon/








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL