Kompetensi Utama

Layanan


Keindahan Gerhana Bulan Darah Serigala di Langit Eropa hingga Amerika
Penulis : Sayid Mulki Razqa • Media : kumparan.com • 21 Jan 2019 • Dibaca : 1453 x ,

Gerhana bulan darah serigala atau super blood wolf moon, adalah nama keren yang diberikan pada gerhana bulan yang terjadi bersamaan dengan super moon di bulan Januari. Penampakan puncaknya terjadi pada dini hari tanggal 21 Januari 2019.
Sayangnya, fenomena ini tidak bisa diamati dari Indonesia. Hanya mereka yang berada di benua Afrika, Eropa, dan Amerika, yang beruntung bisa melihat gerhana bulan darah serigala itu.

"Iya, tidak dapat diamati di Indonesia karena saat gerhana terjadi Indonesia sedang siang hari. Hanya benua Eropa, Afrika, dan Amerika yang bisa menikmati gerhana bulan total," jelas Tiar Dani, Peneliti astronomi dan astrofisika LAPAN, saat dihubungi kumparanSAINS, Senin (21/1).

Tiar menjelaskan fenomena super moon atau bulan super tetap terlihat di Indonesia. Hanya saja karena kejadian gerhana tidak bisa diamati, maka penampakan Bulan atau super moon tidak berwarna kemerahan.

Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, mengatakan tempat terbaik untuk menyaksikan gerhana bulan darah serigala ada di Louisiana, Amerika Serikat. Di sana gerhana akan mencapai totalitas, atau titik di mana ia terlihat benar-benar berwarna oranye.
Sebagian dari kamu mungkin penasaran kenapa fenomena gerhana bulan total kali ini bisa disandingkan dengan kata "darah serigala?" Begini penjelasannya...

Gerhana bulan total adalah peristiwa ketika Matahari, Bumi, dan Bulan, berada pada satu garis lurus, sehingga sinar Matahari tidak bisa sampai ke Bulan akibat terhalang oleh Bumi. Saat Bulan melakukan perjalanan melalui bayangan Bumi, Bulan akan tampak memiliki warna oranye, itulah sebabnya ia disebut 'blood moon' atau 'bulan berdarah'.

Kemudian, karena gerhana kali ini hanya dapat terjadi selama bulan purnama dan saat bulan purnama pertama di bulan Januari, maka fenomena ini disebut sebagai 'wolf moon' atau 'bulan serigala'.

Lalu, kata super-nya diberikan karena dalam fenomena ini, bulan mencapai bagian orbitnya yang paling dekat dengan Bumi, yang juga dikenal sebagai perigee. Di saat itu Bulan akan tampak lebih besar jika dilihat dari Bumi dan publik memberi istilah 'super moon' atau 'bulan super' untuk kejadian macam ini.

Oleh karena ada rangkaian fenomena, dan jika julukan-julukan itu digabung, maka akan membentuk: 'super blood wolf moon'.
Buat kamu yang penasaran bagaimana penampakan gerhana bulan darah serigala atau super blood wolf moon, berikut tim kumparan sajikan foto-fotonya dari penjuru dunia.



Sumber : https://kumparan.com/@kumparansains/keindahan-gerhana-bulan-darah-serigala-di-langit-eropa-hingga-amerika-1548083071905360703








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL