Kompetensi Utama

Layanan


Sesma LAPAN: Empat Program Utama Menuju Tercapainya Renduk Keantariksaan
Penulis Berita : Humas/Andrian • Fotografer : Humas/Andrian • 23 Jan 2019 • Dibaca : 4015 x ,

Suasana pemaparan narasumber kepada peserta Rapat kerja LAPAN di Hotel Mercure Ancol, Jakarta yang berlangsung pada 21-23 Januari 2019.

Senin (21/01), LAPAN mengawali tahun 2019 dengan menyelenggarakan Rapat Kerja. Kegiatan berlangsung pada 21-23 Januari di Ballroom Pulau Bidadari, Hotel Mercure Ancol, Jakarta. Agenda rapat yang dibahas yaitu Roadmap kegiatan 2020-2024, Penyusunan RKP, Rancangan Awal Renja 2020, sosialisasi KPJM 2020, serta Buka Blokir RKA-KL TA 2019.

Acara dihadiri seluruh jajaran struktural eselon I dan II, para Kepala Balai dan Kepala Stasiun, serta perwakilan pejabat fungsional terkait. Dalam sambutannya, Sekretaris Utama, Prof. Dr. Erna Sri Adiningsih menyampaikan Visi Tahun 2020-2024, yaitu LAPAN menjadi Penggerak Industri Penerbangan dan Antariksa Berbasis Litbang yang Unggul.

Menurutnya, empat program utama yang menjadi tujuan LAPAN harus merujuk pada renduk keantariksaan dan mempertimbangkan arah RIRN. Poin-poin tersebut antara lain penguatan kegiatan 7 PUI yang sudah ditetapkan, perintisan Bandar Antariksa di Biak Utara, penguasaan Roket Peluncur Satelit, dan membangun kemitraan dengan Badan Usaha untuk menggerakkan kegiatan komersial keantariksaan.

Direktur Pendidikan Tinggi, Iptek, dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Amich Alhumami mengapresiasi langkah yang dilakukan LAPAN. Ia menekankan, pentingnya melakukan sinkronisasi perencanaan dan penganggaran pembangunan nasional, merujuk pada PP 17 Tahun 2017.

Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan perencanaan tahun sebelumnya, Amich menyebut tiga permasalahan dalam penyusunan pagu indikatif LAPAN. LAPAN belum membedakan mana kegiatan berlanjut dan baru. Penentuan terhadap Prioritas Bidang dan Prioritas Nasional dan Integrasi pendanaan juga belum berjalan dengan baik. Untuk menyusun pagu Indikatif 2020, perlu meningkatkan kualitas mekanisme penyusunan pagu dengan identifikasi kegiatan.

“Jadi, tidak hanya daya serap anggaran yang tinggi, namun harus memperhatikan pula pada Quality of spending-nya,” tegasnya. Sehingga, menurutnya, kegiatan Prioritas Nasional, kegiatan berlanjut (angka dasar), dan kegiatan baru lebih jelas peruntukannya.

Sementara, pemaparan roadmap kegiatan 2020-2024 disampaikan oleh masing-masing eselon 2 di lingkungan LAPAN.

Sementara Pembicara dari Kementerian Keuangan, Seger Wahono menyampaikan pentingnya sikronisasi proses perencanaan dan penganggaran Pembangunan Nasional terkait tinjau ulang (review) angka dasar Kementerian/Lembaga, serta hasil dari tinjau ulang itulah yang dipergunakan oleh Kementerian Keuangan dan Bappenas sebagai salah satu dasar penyusunan pagu Indikatif kementerian/ Lembaga.

Dalam hal ini, Kementerian/Lembaga diminta untuk menyusun Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah dengan mempertimbangkan implikasi anggaran yang dibutuhkan pada tahun berikutnya yang dituangkan dalam prakiraan maju. Prinsip penyusunan dan pemutakhiran angka dasar dan prakiraan maju diperoleh berdasarkan kegiatan, jenis output, jenis komponen, unit perhitungan, dan jenis parameter. Pada kesempatan ini, ia membimbing kegiatan penyusunan KPJM 2020.

Pada sesi pembahasan Buka Blokir Anggaran tahun 2019, penjelasannya, pada tahun 2019 alokasi anggaran LAPAN sebesar Rp.792.864 Milyar. Sementara blokir anggaran senilai Rp.77.930.125.000,- yang terbagi ke dalam 2 catatan yaitu output cadangan senilai Rp.4.830.190.000,- dan yang belum dilengkapi dengan data pendukung senilai Rp.73.099.935.000,-.

Berdasarkan peraturan Menteri Keuangan Nomor 206 tahun 2018 tentang tata cara revisi anggaran tahun 2019, disampaikan bahwa penggunaan dana keluaran (output) cadangan merupakan pemanfaatan kembali alokasi anggaran yang telah dialokasikan dalam RKA-K/L dan belum jelas peruntukkannya. Penggunaannya untuk mendanai kegiatan yang bersifat mendesak, kedaruratan, atau yang tidak dapat ditunda. Usulan penggunaannya diajukan oleh Es.1 K/L dan mendapatkan persetujuan dari Pimpinan Lembaga.

Berdasarkan hasil diskusi dan arahan yang disampaikan Kementerian Keuangan, LAPAN diminta segera melakukan revisi Buka Blokir anggaran tahun 2019, dengan dilengkapi data dukung, dan persyaratan lain sesuai Peraturan yang berlaku.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL