Kompetensi Utama

Layanan


Pusdikintel TNI AD Belajar Teknologi Satelit ke LAPAN
Penulis Berita : humas/ung • Fotografer : humas • 13 Feb 2019 • Dibaca : 5934 x ,

Perwira dan Bintara saat berkunjungan ke gedung mission control centre

“Teknologi penerbangan dan antariksa merupakan teknologi yang dapat menembus batas negara dan dapat secara langsung mengetahui keadaan di berbagai belahan dunia ini”. Hal ini disampaikan oleh Komandan Pusat Pendidikan Intelijen (Pusdikintel) Kodiklat TNI Angkatan Darat, Kolonel Inf Dian Hardiana saat memberikan sambutan pada kunjungannya ke Pusat Teknologi Satelit, Rancabungur, Bogor (13/02). Kunjungan yang dihadiri oleh 48 perwira ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai hasil litbang LAPAN yang dapat mendukung dunia pertahanan, keamanan dan aktivitas intelijen khususnya teknologi satelit.

Lebih lanjut, Kolonel Inf Dian berharap kunjungan ke LAPAN dapat dimanfaatkan sebaik mungkin bagi para perwira dan bintaranya untuk belajar perkembangan teknologi satelit serta pemanfaatannya sehingga akan menambah pengetahuan mereka di bidang IPTEK Penerbangan dan Antariksa. Dian menegaskan “Perlu adanya sinergi dengan LAPAN terkait dengan penggunaan data satelit yang bisa beririsan dengan kepentingan intelijen”, ujarnya.

Kepala Pusat Teknologi Satelit, Ir. Mujtahid mengatakan “ LAPAN sangat terbuka bagi seluruh instansi yang ingin berkunjung ke satuan kerja LAPAN guna mendapatkan informasi mengenai pemanfaatan hasil litbang di bidang teknologi penerbangan dan antariksa”. Dalam pemaparannya Mujtahid juga menjelaskan 4 kompetensi utama LAPAN yakni, sains antariksa dan atmosfer, teknologi penerbangan dan antariksa, penginderaan jauh dan kajian kebijakan penerbangan dan antariksa.

Sementara itu, Kabid Diseminasi Pusteksat, Wahyudi Hasbi dalam presentasinya memaparkan mengenai perkembangan teknologi satelit di Indonesia dan di dunia. Ia menyampaikan pemanfaatan teknologi satelit dalam kehidupan sehari-hari antara lain penggunaan telepon seluler, perbankan, pemetaan, pemantauan kebakaran hutan, titik api, kondisi cuaca, iklim, mitigasi bencana dan komunikasi radio amatir.

“Saat ini perkembangan satelit begitu cepat dan berbiaya mahal, namun meskipun begitu LAPAN telah mampu membuat mikro satelit LAPAN A1, A2 dan A3 yang telah beroperasi. Pusteksat juga sedang mengembangkan satelit generasi terbaru LAPAN A4 dan data AIS ( Automatic Identification System) yang terdapat pada satelit LAPAN telah dimanfaatkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan”, jelas Wahyudi dalam pemaparannya. 

Usai mendapatkan pemaparan mengenai teknologi satelit , para perwira dan bintara ini diajak untuk berkeliling untuk mengunjungi fasilitas Pussteksat diantaranya Assembly, Integration, and Test (AIT) Lab, Electronic Laboratory, Satellite Workshop dan Mission Control Centre (MCC) Building. Ini kali pertamanya bagi Pusteksat mendapat kunjungan dari Pusat Pendidikan Intelejen (Pusdikintel) Kodiklat TNI Angkatan Darat.


Your Comments
Unggul Satrio 188 days ago
Pemaparan terkait pemanfaatan data satelit LAPAN sangat baik untuk mendukung kegiatan kegiatan berbagai bidang mulai dr perhubungan, tata ruang, sampai pada traffic kapal... Semua dapat disediakan oleh pusat teknologi satelit

Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL