Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN Tanda Tangani Joint Cooperation Program Pengelolaan Sumber Daya Air dan Lingkungan Hidup
Penulis Berita : Humas/Fir • Fotografer : Humas/Fir • 19 Feb 2019 • Dibaca : 10515 x ,

Kepala Biro KSHU, Chris Dewanto (tengah) menandatangani Program Kerjasama Bersama atau Joint Cooperation Program (JCP) Water and Climate For Sustainable Development

LAPAN tanda tangani Program Kerjasama Bersama atau Joint Cooperation Program (JCP) Water and Climate For Sustainable Development di Kantor Kementerian Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang (PUPR) Selasa (19/02). Selain LAPAN berbagai lembaga lainnya ikut penandatangan ini antara lain Kementerjan PUPR, BMKG, BIG, dan BPPT, sedangkan perwakilan dari Belanda adalah Deltares, ITC, Keninklijk Netherlands dan Wageningen University.

Dalam acara penandatangan ini, LAPAN diwakili oleh Kepala Biro Kerja Sama, Humas dan Umum, Christianus R Dewanto yang disaksikan oleh Lukman Hakim selaku Staf ahli Menteri Bidang Teknologi Industri dan Lingkungan Hidup. Untuk perwakilan dari Belanda disaksikan oleh Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Rob Swartbol.

Kerjasama ini dilakukan mengingat Indonesia memiliki masalah pengelolaan air yang meliputi penurunan tanah, ekstraksi air tanah, banjir dan kekeringan. Tujuan dari kerjasama ini adalah untuk menyatukan mitra Belanda dan Indonesia di seluruh sektor data cuaca dan iklim, manajemen dan keselamatan air, perencanaan tata ruang dan aplikasi di bidang pertanian, disamping itu sampai saat ini belum ada sistem pemantauan dan peramalan kekeringan yang komprehensif di Indonesia.

Sejak dimulainya JCP, para mitra telah bekerja bersama untuk menyiapkan sistem seperti itu yang sekarang berhasil beroperasi sejak akhir 2012. Frekuensi kekeringan dan peta tingkat keparahan saat ini tersedia yang membantu menciptakan pemahaman tentang distribusi kerentanan kekeringan . Ketersediaan peta-peta ini secara langsung menguntungkan banyak aspek pengelolaan air dan lahan di Indonesia, di antaranya kesiapan kekeringan dan pemeriksaan iklim terhadap sistem pertanian dan pasokan air.

Untuk kegiatan program kerjasama yang saat ini sudah memasuki fase ke tiga antara lain, Pemodelan Sumber Daya Air Lanjutan, Perubahan Iklim, Ketahanan Pangan, dan peramalan Banjir dan Kekeringan. Program ini akan fokus pada pendekatan skala nasional dan juga pada penerapan pengetahuan dan teknologi dalam pengaturan lokal. JCP akan fokus pada membangun akses ke, dan menganalisis, kumpulan data yang konsisten untuk pengelolaan air di Indonesia (hidrologis, meteorologis, dan terkait iklim), mempelajari bidang-bidang masalah khusus seperti penurunan tanah dan ekstraksi air tanah, drainase di lahan gambut di Sumatra dan Kalimantan, dan perubahan iklim.

Perjanjian baru ini merupakan perpanjangan dari aliansi antara Deltares, Lembaga Meteorologi Kerajaan Belanda (KNMI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Indonesia (BMKG) dan PusAir, yang diluncurkan pada tahun 2011.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL