Kompetensi Utama

Layanan


Talkshow Aerofest 2019 Membahas Perlunya Dewan Pengawas untuk Penerbangan di Indonesia
Penulis Berita : Humas/SGD • Fotografer : Humas/SGD • 09 Jul 2019 • Dibaca : 616 x ,

Kepala Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN, Gunawan S. Prabowo memberikan sambutan.

Dewan Pengawas (Board of Thrustees) Penerbangan harus terwujud agar persoalan penerbangan dapat terselesaikan. Begitulah ujar Kepala Pusat Teknologi Penerbangan (Pustekbang) LAPAN, Gunawan S. Prabowo. Sambutannya dalam Talkshow Aerofest 2019 tersebut diamini oleh Deputi Bidang Teknologi Penerbangan dan Antariksa LAPAN, Dr. Rika Andiarti dan Kepala LAPAN Periode 2011 – 2014 Bambang Tedjasukmana. Talkshow dilaksanakan di Ruang Garuda Pustekbang LAPAN Rumpin, Bogor (9/7).
 
Gunawan melanjutkan bahwa N219 Nurtanio harus menjadi wahana pengikat pemangku kepentingan agar kita mandiri. Dewan Pengawas diharap menyatukan berbagai elemen penerbangan seperti pertemuan produsen pesawat tanpa awak (UAV) nasional, industrialisasi, regulasi, dan standarisasi yang belum terselesaikan, akses landasan, area teknologi aeronautika (techno park) untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Neger (TKDN) nasional dan laboratorium uji komponen, dsbnya.

Sementara itu, Dr. Rika Andiarti menuturkan riwayat berdirinya Pustekbang. Beliau menceritakan sejarah pesawat transport nasional yang menjadi DNA dari N219 Nurtanio yaitu XT-400. Industrialisasi penerbangan telah menjadi ranah PT. Dirgantara Indonesia (Persero) dan LAPAN sebagai lembaga riset penerbangan untuk menghasilkan riset litbang dan mengawal produk penerbangan. Disamping itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga berperan untuk regulasinya.

Pustekbang pada akhir 2018 diberi amanah untuk menjadi Pusat Unggulan Inovasi (PUI) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti). Pengembangan pesawat transport nasional dan pesawat tanpa awak menjadi fokus utama Pustekbang. Hilirisasi produk Pustekbang juga telah dilaksanakan seperti untuk kehutanan, pertanian, pemetaan garis pantai dan daratan. Visi baru LAPAN pada 2020 2024 sebagai penggerak sektor - sektor nasional untuk Indonesia maju dan mandiri. Bambang Tedjasukmana menuturkan pentingnya ekosistem penerbangan. Penguasaan dan kemandirian pengembangan teknologi penerbangan harus selaras dengan program strategis pemerintah atau nasional.

Pada talkshow kali ini, narasumber yang hadir diantaranya dari Kemenko Bidang Kemaritiman, Kemenko Bidang Perekonomian, Bappenas, PT. DI (Persero), IAMSA, dan IAEC. Pada kesempatan ini pula diberikan hadiah Lomba Desain UAV yang diikuti oleh mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia. Juara 1 dan 2 diraih oleh ITB, sedangkan Juara 3 diraih dari UGM. Lomba Desain UAV yang bertemakan UAV untuk Kebencanaan ini diharapkan menarik minat mahasiswa khususnya jurusan teknik untuk melakukan riset mengenai penerbangan.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL