Kompetensi Utama

Layanan


Satelit A5 Besutan Lapan Petakan Potensi Bencana di Indonesia
Penulis : Redaksi • Media : cnnindonesia.com • 17 Jul 2019 • Dibaca : 1714 x ,

Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pengembangan satelit A5 untuk kebutuhan pemetaan potensi bencana di Indonesia.

Thomas mengatakan saat ini pihaknya tenaga menyiapkan kerja sama dengan badan usaha untuk membangun satelit A5. Jika berjalan sesuai rencana, satelit A5 akan diluncurkan pada 2022.

"Kebutuhan satelit kebencanaan sudah mendesak. Sejauh ini hanya mengandalkan satelit komersial untuk mengirimkan data-data potensi kebencanaan," ungkap Thomas usai seminar nasional Penginderaan Jauh di Depok, Jawa Barat, Rabu (17/7).


Satelit komunikasi orbit rendah ini renacanya akan dilengkapi dengan konstelasi sembilan satelit yang bisa mengirimkan data satelit ke pusat pemantauan di Bumi.

Lebih jauh ia menerangkan nantinya satelit ini akan dimanfaatkan bersama kementerian, lembaga, dan pihak swasta untuk bisa diakses oleh pemangku kebijakan di daerah. Nantinya jika ada potensi bencana, Polsek dan Pemda setempat bisa memberikan peringatan dini kepada masyarakat.

"Aspek komunikasi data targetnya bisa lebih cepat dan efisien. Sebagai contoh data-data buoy yang dikembangkan BPPT nantinya bisa dimanfaatkan satelit untuk dikirimkan ke pusat. Sehingga saat ada potensi tsunami, data bisa cepat dianalisis dan dikeluarkan peringatan dini," imbuhnya.

Untuk proses pengembangan, Thomas mengatakan pihaknya menggandeng Institut Teknologi Surabaya (ITS) dan Chiba University, Jepang.

Teknologi yang dikembangkan untuk satelit LAPAN A5 merupakan mickrosatelit berbasis Synthetic Aperture Radar (SAR) berupa radar yang digunakan untuk membuat gambar objek dua atau tiga dimensi, seperti landscape.

SAR memiliki frekuensi 1.40 giga herts dengan panjang gelombang yang dihasilkan 1 cm hingga 1 meter lebih panjang dari butiran air di awan. Dengan kemampuan tersebut Thomas mengatakan satelit LAPAN A5 bisa melakukan pemantauan setiap jam di seluruh wilayah Indonesia.

"Nantinya pemanfaatan bersama kementerian, lembaga, dan swasta supaya bisa diakses oleh daerah-daerah. Rencananya akan diluncurkan satu dan satu dengan swasta untuk mengumpulkan data potensi kebencanaan dan peringat dini di seluruh Indonesia," tandasnya. (evn/mik)

sumber : https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190717141654-199-412932/satelit-a5-besutan-lapan-petakan-potensi-bencana-di-indonesia








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL