Kompetensi Utama

Layanan


Satelit LAPAN Catat Polusi Udara Jakarta di Level Waspada, Ini Pemicunya
Penulis : • Media : faktapers.id • 17 Jul 2019 • Dibaca : 1267 x ,

Jakarta, faktapers.id – Berdasarkan hasil pantauan satelit penginderaan jauh yang dilakukan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mencatat kondisi polusi udara di Jakarta kian mengkhawatirkan. Selain Jakarta, kondisi serupa juga dihadapi oleh Medan dan Surabaya.

Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin menyebut, menurunnya kondisi udara terjadi lantaran kontribusi gas buang kendaraan bermotor, industri, dan musim kemarau di Indonesia.



“Peningkatan emisi atau pelepasan PM 2,5 dari kendaraan bermotor, industri, ditambah kondisi memasuki musim kemarau membuat polusi udara berada di tingkat yang perlu diwaspadai,” ujar Thomas seperti dilansir CNNIndonesia.com usai seminar Penginderaan Jauh di Depok, Jawa Barat, Rabu (17/7/19).

Kondisi musim kemarau menurutnya memicu peningkatan PM2,5 di Jakarta. Laporan IPB mencatat PM2.5 (particulate matter) memiliki diameter kurang dari 2,5 mikrometer yang diyakni oleh para pakar lingkungan dan kesehatan masyarakat sebagai pemicu infeksi saluran pernapasan.

Hal ini terjadi lantaran partikel padat PM2,5 bisa mengendap dalam saluran pernapasan yang berujung pada gangguan kesehatan hingga mengganggu pandangan mata.



Thomas mengatakan, kualitas udara di Jakarta tergolong lebih buruk dibandingkan Bangkok dan Singapura. Penggunaan transportasi pribadi yang tinggi disebut turut berkontribusi membuat kualitas udara Jakarta semakin memburuk.

“Sebenarnya ada banyak aspek yang menyebabkan polusi di Jakarta meningkat. Untuk mengatasi polusi udara yang sudah mengkhawatirkan bukan hanya tugas Pemda, tapi juga penggunaan kendaraan pribadi harus diatasi,” ucapnya.

Thomas menjelaskan sejauh ini LAPAN memberikan data satelit untuk menjadi acuan peringatan perkembangan kondisi udara Jakarta setiap hari dan saat perubahan musim. Dengan cara terebut, hasil pemantauan diharapkan bisa menjadi masukan untuk melakukan langkah pencegahan.



Menurutnya solusi hujan buatan yang ditawarkan BPPT hanya bisa menyelesaikan masalah secara sesaat. Mengingat penggunaan kendaraan pribadi terus menerus tidak sebandingkan dengan solusi berupa hujan buatan.

“Kalau penggunaan transportasi pribadi terus menerus tentu tidak sebanding dengan solusi hujan buatan yang ditawarkan. Sebenarnya peningkatan PM2,5 akan berkurang dengan sendirinya saat memasuki musim hujan,” ungkapnya.

Berkaca pada negara tetangga, Thomas mengatakan pemerintah bisa mengimplementasikan program langit biru ang pernah dilakukan Bangkok dan Beijing. Saat itu, Beijing berhasil ‘menghasilkan’ langit biru setelah ada larangan penggunaan kendaraan bermotor selama sepekan.

“Saat itu ada larangan penggunaan kendaraan bermotor selama sepekan saat APEC. Penduduk mengakui bisa kembali melihat langit biru setelah sempat mengeluhkan hal serupa seperti di Jakarta [polusi udara tinggi],” ungkapnya. Tjl (CNNIndonesia)

Sumber: http://faktapers.id/2019/07/17/satelit-lapan-catat-polusi-udara-jakarta-di-level-waspada-ini-pemicunya/








Related Posts
Hotspot kebakaran hutan dan dampaknya pada kualitas udara Sumbar
13 Sep 2019
Sejak Kamis (12/9) pekan ini kabut asap terpantau di sebagian besar wilayah Sumatera Barat. Jarak pandang di Padang dan Bukittinggi mencapai jarak terendah yaitu sekitar kurang dari 5 kilometer.Secara kasat…
Kabut asap kian pekat, anak-anak paling terdampak
12 Sep 2019
Anak-anak menjadi kalangan paling terdampak kabut asap kebakaran hutan di Pekanbaru, Riau. Mereka menderita sesak napas dan infeksi saluran pernapasan akut.Sejak Januari lalu, menurut BPPD Riau, sekitar 4.118 hektare lahan…
DKI Tanam Lidah Mertua Atasi Polusi, Walhi Nilai Belum Cukup
22 Jul 2019
Jakarta, CNN Indonesia -- Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mengapresiasi langkah yang ditempuh Pemprov DKI Jakarta dalam mengurangipolusi udara di wilayah ibu kota RI tersebut. Namun, upaya tersebut dipandang tidak…
Darurat Udara Jakarta, Pantauan Satelit LAPAN Kualitas Udara Jakarta Masuk Level Waspada
17 Jul 2019
Pemantauan satelit penginderaan jauh yang dilakukan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mencatat kondisi polusi udara di Jakarta semakin mengkhawatirkan. Selain Jakarta, kondisi serupa juga dihadapi oleh Medan dan Surabaya.Kepala…
Satelit LAPAN Catat Polusi Udara Jakarta di Level Waspada, Ini Pemicunya
17 Jul 2019
Jakarta, faktapers.id – Berdasarkan hasil pantauan satelit penginderaan jauh yang dilakukan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mencatat kondisi polusi udara di Jakarta kian mengkhawatirkan. Selain Jakarta, kondisi serupa juga…
LAPAN Sebut Kualitas Udara Jakarta Lebih Buruk Dibanding Bangkok dan Singapura
17 Jul 2019
Bandungkita.id, JAKARTA – Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional menyebut kualitas udara Kota Jakarta semakin mengkhawatirkan. Berdasarkan pemantauan satelit penginderaan jauh, udara Ibu Kota Lebih buruk jika dibandingkan Bangkok dan Singapura.Kepala…
Kualitas Udara Buruk Bikin Warga Jakarta Cepat Tua
14 Jul 2019
GenPI.co - Data dari Indeks kualitas udara (Air Quality Index/ AQI) menyebutkan kalau Jakarta disebut sebagai kota dengan polusi udara terburuk nomor tiga di dunia setelah Santiago, Chile dan Chongqing,…
LAPAN Sebut Polusi DKI Lebih Tinggi dari Bangkok, Dinas LH Beri Data Berbeda
10 Jul 2019
Jakarta - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menyebut polusi di Jakarta lebih parah daripada di Bangkok, Thailand, dan Singapura. Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta memberi data berbeda."Saya punya…
Lebih Tinggi dari Singapura-Bangkok, Begini Polusi Udara di DKI Pagi Tadi
09 Jul 2019
akarta - Berdasarkan citra satelit, kondisi polusi udara di Jakarta pagi tadi cukup tinggi. Tingkat polusi udara di DKI lebih tinggi dibanding di Singapura dan Bangkok.Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional…
LAPAN Sebut Polusi Jakarta Melebihi Bangkok
09 Jul 2019
Jakarta: Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyebut udara Jakarta hari ini berpolusi. Berdasarkan data, terdapat sebaran partikel padat dengan ukuran di bawah 2,5 dan 10 mikrometer (PM2.5 & PM10).…
Pembangunan Observatorium Timau telan biaya Rp400 miliar
10 Jul 2018
Kupang (AntaraNews NTT) - Pembangunan Observatorium Nasional di pegunungan Timau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai observatorium terbesar di Asia Tenggara menelan biaya sebesar Rp400 miliar. Kepala Lembaga Penerbangan…
Pembangunan Observatorium Timau telan biaya Rp400 miliar
10 Jul 2018
"Pembangunan Observatorium Nasional di pegunungan Timau, Kabupaten Kupang, NTT sebagai observatorium terbesar di Asia Tenggara menelan biaya sebesar Rp400 miliar. "Kupang (AntaraNews NTT) - Pembangunan Observatorium Nasional di pegunungan Timau,…
Pembangunan Observatorium di NTT BUtuh Dana Rp 400 Miliar
09 Jul 2018
REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- Pembangunan Observatorium Nasional di pegunungan Timau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai observatorium terbesar di Asia Tenggara menelan anggaran sebesar Rp 400 miliar. Kepala Lembaga Penerbangan…
LAPAN Serukan Malam Langit Gelap, tapi Jakarta Masih Terang Benderang
06 Aug 2016
Jakarta - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Negara (LAPAN) menginisiasi kampanye 'Malam Langit Gelap atau Dark Sky Night' untuk menyaksikan indahnya Galaksi Bima Sakti, malam ini. Caranya dengan mematikan lampu pada…
LAPAN Mengajak Masyarakat Matikan Lampu
04 Aug 2016
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengajak masyarakat seluruh Indonesia untuk mematikan lampu pada 6 Agustus 2016 selama satu jam dari pukul 20.00 sampai 21.00 waktu setempat.…
Kabut Asap di Jawa, Kata LAPAN Ini Sumbernya
26 Oct 2015
TEMPO.CO, Bandung - Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin mengatakan, kabut di beberapa kota di Jawa hasil campuran asap kebakaran hutan di Jawa dan polusi udara. Kabut…
Peran Observatorium Nasional Khusus Riset, Bosscha Masih Bisa Melengkapi Data Keantariksaan
31 May 2015
JAKARTA, KOMPAS — Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional berencana memanfaatkan observatorium nasional yang akan dibangun di Kupang, Nusa Tenggara Timur, dikhususkan pada penelitian. Pembangunan observatorium nasional itu tidak untuk menggantikan…
Pengaruh Konsentrasi Polutan Terhadap Radiasi Global
02 Jan 2015
Studi mengenai polusi udara di Indonesia terus berkembang begitupun mengenai masalah cuaca dan iklim yang berhubungan dengan polusi udara terus dikaji. Kasus polusi di kota-kota besar perlu pengawasan dan…

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL