Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN Teken Kerja Sama Sains dan Teknologi dengan Universitas Nusa Cendana
Penulis Berita : humas/er • Fotografer : humas/er • 01 Aug 2019 • Dibaca : 414 x ,

Bertempat di Auditorium Gedung Rektorat Undana, Kupang, Nusa Tenggara Timur pada Kamis, (1/08). Kepala LAPAN Prof Thomas Djamaluddin dan Rektor Universitas Nusa Cendana, Prof Ir Fredrik L. Benu menandatangani nota kesepahaman tentang Penelitian, Pengembangan, dan Perekayasaan, serta Pengabdian Masyarakat di Bidang Sains dan Teknologi Penerbangan dan Antariksa.

Penandatangan ini merupakan perpanjangan kerja sama antara LAPAN dan Universitas Nusa Cendana yang telah terjalin cukup lama. Dalam Sambutannya, Prof Thomas menyampaikan LAPAN yang sedang membangunan obsevatorium nasional (Obsnas) terbesar se - Asia Tenggara di Gunung Timau, NTT. “ Obsnas ini tidak hanya untuk penelitian dan pengembangan Iptek namun juga untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat,” jelas Thomas

Prof Thomas juga berkomitmen untuk menjadikan kawasan Obsnas dan daerah sekitarnya sebagai Kawasan Nasional Malam Langit Gelap dan Daerah Amfoang menjadi destinasi wisata
ecotourism (program homestay). Dengan adanya penandatangan kerja sama ini, Thomas berharap Undana dapat menggali sumber daya daerah untuk meningkatkan kemampuan daerah, serta agar mahasiswa Undana dapat tambah mencintai sains sehingga memberikan manfaat bagi semua pihak.

Sementara itu, Rektor Undana Prof Ir Fredrik L. Benu mendukung pembangunan kawasan penelitian astronomi yang sedang dibangun oleh LAPAN di Gunung Timau dan tertarik untuk mengunjungi lokasi Obsnas ini. “Saat ini Undana berkolaborasi dengan Australia untuk memiliki program magister
double degree, kami membuka peluang bagi personil LAPAN untuk turut menjadi bagian dalam kolaborasi tersebut. Skema pembiayaan adalah 1 tahun ditanggung oleh institusi pengirim, 1 tahun lagi pembiayaan dari pemerintah Australia (beasiswa),” terang Fredrik dalam sambutannya.

Selain Nota Kesepahaman, juga ditandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Penelitian, Pengembangan, dan Pemanfaatan Sains Antariksa di Wilayah Indonesia Bagian Tengah antara Kepala Pusat Sains Antariksa dan Dekan Fakultas Sains dan Teknik Undana.

Usai penandatanganan, Kepala LAPAN memberikan kuliah umum dihadapan mahasiswa, para pejabat dan pengajar dengan tema “Pengembangan Iptek Penerbangan dan Antariksa". Prof Thomas menyampaikan empat kompetensi LAPAN serta mengenai sains dan teknologi bidang antariksa dan penerbangan yang dikembangkan oleh LAPAN yang dapat dimanfaatkan oleh Perguruan Tinggi dalam proses pendidikan, penelitian, dan pembelajaran.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Sains Antariksa, Clara Yono Yatini menyampaikan mengenai perkembangan Obsnas yang dimulai dengan penandatanganan kerja sama konsorsium pada 7 Oktober 2015. Clara menjelaskan bahwa Obsnas ini akan dilengkapi dengan teleskop yang bermanfaat untuk pengamatan dengan tujuan ilmiah seperti riset bagi perguruaan tinggi khususnya yang berkaitan dengan pendidikan sains dan teknologi, pengembangan wilayah, serta mengembangkan potensi wisata khas astronomi

Acara ini dilanjutkan dengan audiensi Kepala LAPAN dan Gubernur NTT, Bapak Viktor Laiskodat di Kantor Gubernur, Kupang. Dalam audiensi ini, LAPAN berharap Pemerintah Provinsi dapat mendukung pembangunan akses jalan menuju Kawasan Obsnas di Gunung Timau dan hal ini disambut positif oleh Gubernur yang bangga dengan pembangunan Obsnas di NTT. Dalam audiensi ini turut hadir Sekretaris Utama, Desains, Kapussainsa, dan perwakilan KSHU.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL