Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN BAHAS REGULASI PENGEMBANGAN IPTEK PENERBANGAN DAN ANTARIKSA DI INDONESIA
Penulis : Redaksi • Media : pripos.id • 11 Aug 2019 • Dibaca : 1939 x ,

Jakarta, Pripos.id (11/8/2019) – LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran akan menyelenggarakan Seminar Nasional Kebijakan Penerbangan dan Antariksa Ke – 4 Tahun 2019 dengan tema “Kebijakan dan Regulasi dalam Pengembangan IPTEK Berbasis Penerbangan dan Antariksa sebagai Penggerak Sektor Pembangunan”. Seminar ini diadakan selama dua hari, 13 – 14 Agustus 2019 di Bale Rumawat, Universitas Padjajaran, Jalan Dipati Ukur, Bandung, Jawa Barat.

Acara ini akan dihadiri sekitar 200 orang, yang terdiri atas peneliti Pusat KKPA, perwakilan unit kerja LAPAN lainnya, Kementerian/Lembaga terkait, organisasi internasional, perguruan tinggi, industri, lembaga swadaya masyarakat, dan perorangan. Tujuan digelarnya Sinas KPA ini untuk memasyarakatkan hasil penelitian kajian kebijakan penerbangan dan antariksa yang dilakukan oleh berbagai pihak, khususnya LAPAN. Sinas KPA ini menjadi forum untuk berbagi pandangan dan memperoleh masukan dari pakar dan stakeholders terkait kebijakan dan regulasi di bidang penerbangan dan antariksa.

Seminar ini akan mengundang beberapa pembicara utama, antara lain Kepala LAPAN, Prof. Thomas Djamaluddin, Plt. Rektor Universitas Padjajaran, Prof. Dr. Rina Indiastuti, Guru Besar Hukum Udara dan Ruang Angkasa FH UNIKA Atmajaya, Prof Dr I.B.R Supancana, Guru Besar Ilmu Hukum Internasional FH UNPAD, Dekan FH UNPAD, Prof. Dr. An An Chandrawulan, Ketua ICASL, Prof. Atip Latipulhayat S.H, LL.M, P.hD, Direktur Utama PT. Pasifik Satelit Nusantara, Ir. Adi Rahman Adiwoso M.Sc, serta Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dirgantara Indonesia, Dr. Ir. Gita Amperiawan M.Sc.

Beberapa topik yang akan dibahas dalam seminar ini berkaitan dengan teknologi penerbangan dan antariksa, mulai dari aspek-aspek ekonomi, politik, hukum udara dan antariksa baik dari strategi pertahanan dan kerja sama (nasional dan internasional), manajemen litbang, aset, SDM dan isu-isu strategis lainnya.

LAPAN telah memanfaatkan teknologi keantariksaan sebagai alat untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) sebagaimana dicita-citakan oleh PBB. Pemanfaatan teknologi keantariksaan seperti satelit observasi bumi, navigasi, dan komunikasi terbukti telah mampu mempermudah akses informasi.

Dengan diselenggarakannya SINAS KPA ke – 4 ini, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) sebagai pembina kegiatan keantariksaan di Indonesia terus berkomitmen dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Dalam Rencana Strategis Tahun 2015-2019, LAPAN berhasil mendukung pembangunan nasional, salah satunya melalui pelayanan data penginderaan jauh untuk menunjang program strategis Pemerintah. Selain itu, LAPAN juga telah membangun berbagai produk teknologi penerbangan dan antariksa melalui konsorsium nasional untuk pembuatan pesawat N-219, roket RHAN, serta satelit LAPAN-ORARI dan LAPAN-IPB.

Untuk mendukung dan mencapai prioritas pembangunan nasional, LAPAN telah menetapkan visinya dalam Rencana Rencana Strategis 2020-2024 sebagai “penggerak sektor pembangunan nasional berbasis IPTEK penerbangan dan antariksa untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan mandiri”. Rencana Stategis ini juga membuka peluang kerja sama dalam memperkuat penelitian, pengembangan, dan perekayasaan teknologi penerbangan dan antariksa serta pemanfaatannya menuju kemandirian nasional. Hal ini akan mendorong kegiatan komersialisme keantariksaan dengan melibatkan industri nasional. Dengan adanya seminar ini diharapkan akan menyelaraskan kebijakan dan regulasi nasional di bidang penerbangan dan antariksa dengan kebutuhan pembangunan di Indonesia.(ask)









Sumber : http://pripos.id/lapan-bahas-regulasi-pengembangan-iptek-penerbangan-dan-antariksa-di-indonesia/








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL