Kompetensi Utama

Layanan


Kompetisi Edukasi Keantariksaan Diikuti Mahasiswa di Seluruh Indonesia
Penulis : Agus Somantri • Media : galamedianews.com • 25 Aug 2019 • Dibaca : 507 x ,

LEMBAGA Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) kembali menyelenggarakan kegiatan kompetisi edukasi keantariksaan bagi mahasiswa di seluruh Indonesia. Kompetisi Muatan Roket dan Roket Indonesia (Komurindo) ke-11 dan Kompetisi Muatan Balon Atmosfer (Kombat) ke-5 ini dilaksanakan pada 24 sampai 25 Agustus 2019 di Balai Uji Teknologi dan Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Garut, Jalan Cilauteureun, Pameungpeuk, Kabupaten Garut.

Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin, mengatakan, kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya untuk menumbuhkembangkan kecintaan dan minat generasi muda terhadap teknologi penerbangan dan antariksa.

Menurutnya, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang diselenggarakan setiap tahun, mulai periode kali ini, LAPAN melaksanakan setiap dua tahun. Hal tersebut untuk lebih mengoptimalkan persiapan peserta sehingga diperoleh hasil yang lebih berkualitas.

"Adapun, jenis kompetisi masih terbagi menjadi tiga kategori, yaitu Muatan Roket dengan tema “Pemantauan Grafis Sikap Luncur Roket Uji Muatan dalam Visualisasi Odometri Tiga Dimensi (3D odometry graphics visualization)”, Wahana Sistem Kendali dengan tema “Perancangan wahana dengan propulsi EDF (Electric Ducted Fan), dan sistem kendali untuk mencapai sasaran secara horizontal”, serta Muatan Balon Atmosfer dengan tema “KOMBAT Rawinsonda for Tropopause Observation," ujarnya, Minggu (25/8/2019).

Menurut Thomas, pada tahun 2018, telah dilakukan seleksi tahap I (proposal) yang meloloskan Tim Muatan Roket (30), Wahana Sistem Kendali (32), dan Muatan Balon Atmosfer (30). Selanjutnya seleksi Tahap II berupa workshop telah menyeleksi Tim Muatan Roket (20), Wahana Sistem Kendali (25), dan Muatan Balon Atmosfer (24).

Ia menuturkan, dibanding dengan tahun 2017, terdapat peningkatan jumlah peserta untuk kategori Muatan Balon Atmosfer yang semula 16 Tim menjadi 24 Tim.

"Hasil seleksi tahap kedua ini yang selanjutnya akan mengikuti uji fungsi dan uji terbang yang berlokasi di Garut sebagaimana disebut sebelumnya.


Komurindo sebagai wadah untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam melakukan rancang bangun, uji fungsional, sampai dengan uji terbang, terutama melalui pemahaman terhadap perilaku roket dan fungsi muatan," ucapnya.

Thomas pun berharap, hasil rancangan tersebut bisa menjadi cikal bakal lahirnya satelit Indonesia dan Roket Pengorbit Satelit (RPS) hasil karya bangsa Indonesia secara mandiri. Sedangkan wahana sistem kendali, dalam skala yang lebih canggih lagi, dapat dikembangkan menjadi cikal bakal roket kendali dan sistem kendali untuk RPS.

Dengan dikenalkannya generasi muda sejak dini, terang Thomas, sekaligus menyiapkan calon peneliti dan perekayasa handal dalam rancang bangun wahana, sistem kendali, dan muatan.

Kombat diselenggarakan untuk memancing minat mahasiswa dalam mengembangkan ilmu dan perekayasaan teknologi pengamatan atmosfer dengan wahana balon sonde dan radiosonde.

Diungkapkan Thomas, peserta juga dapat mengembangkan instrumen pengamatan untuk penelitian atmosfer. Hal yang menarik, peserta dapat memperdalam pengujian sistem pengukuran atmosfer berbasis telemetri. Selain itu, lanjutnya, peserta juga dilibatkan dalam melakukan pengamatan atmosfer untuk mengukur parameter tekanan udara, temperatur, dan kelembaban.

"Observasi mengenai kondisi atmosfer ini merupakan satu instrumen penting dalam berbagai penelitian terkait cuaca dan iklim.

Generasi muda menjadi modal dasar untuk meningkatkan kapasitas SDM menuju kemandirian bangsa. Sehingga melalui kegiatan ini, diharapkan mampu memupuk rasa persatuan dan kesatuan, dan nasionalisme untuk menjaga martabat dan kedaulatan NKRI melalui penguasaan teknologi penerbangan dan antariksa," katanya.

Thomas menambahkan, kompetisi diselenggarakan LAPAN bekerja sama dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut. Menurutnya, kegiatan tersebut termasuk rangkaian agenda besar dari peringatan Hari Keantariksaan yang jatuh pada tanggal 06 Agustus, Hari Ulang Tahun ke-56 LAPAN, dan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-24. 



Sumber: http://www.galamedianews.com/daerah/232151/kompetisi-edukasi-keantariksaan-diikuti-mahasiswa-di-seluruh-indonesia.html








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL