Kompetensi Utama

Layanan


Karhutla Kaltim Meluas di 8 Kabupaten dan Kota
Penulis : Saud Rosadi • Media : Merdeka.com • 09 Sep 2019 • Dibaca : 830 x ,

Merdeka.com - Titik panas (hotspot) di Kalimantan Timur masih bermunculan seiring musim kemarau yang berlangsung. Tidak kurang 150 hotspot terpantau citra satelit, menyebar di 8 kabupaten dan kota.

Informasi diperoleh merdeka.com citra satelit sebagai peringatan kebakaran hutan dan lahan, yang diolah Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), hingga pukul 17.31 Wita sore ini, terpantau 180 hotspot di Kalimantan Timur.

Dimana untuk diketahui, 43 hotspot diantaranya, merupakan hotspot dengan prosentase kepercayaan sebagai titik api Karhutla, hingga lebih dari 80 persen.

Hotspot itu tersebar di kawasan Tabang di kabupaten Kutai Kartanegara, kabupaten Penajam Paser Utara, kabupaten Paser, juga di Tumbit di kabupaten Berau, kabupaten Kutai Barat, kabupaten Mahakam Ulu, kota Balikpapan serta Samarinda.

Di kabupaten PPU misalnya. Sejak pagi tadi, sedikitnya ada 4 lokasi Karhutla seperti di kelurahan Gunung Steleng, kelurahan Waru, Desa Giri Purwa, dan juga di kelurahan Petung. Tim berjibaku melakukan pemadaman.

"Kebakaran lahan gambut di Petung kali ini, lebih besar dari kejadian di 2016. Tim masih melakukan pemadaman," kata Kasubid Logistik dan Peralatan BPBD kabupaten PPU Nurlaila, dikonfirmasi merdeka.com, Senin (9/9).

Demikian dengan kejadian Karhutla di kabupaten Paser, yang bertentangan dengan kabupaten PPU. Tim gabungan setempat, juga terus melakukan pemadaman. "Kami masih melakukan pemadaman," kata petugas BPBD kabupaten Paser, Hendri, dikonfirmasi terpisah.

Sebelumnya, Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Temindung Samarinda Sutrisno mengatakan, musim kemarau di Kalimantan Timur, masih berlangsung hingga akhir Oktober 2019, dan musim hujan diperkirakan masuk di dasarian (10 hari) pertama November 2019. [fik]






Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/karhutla-kaltim-meluas-di-8-kabupaten-dan-kota.html








Related Posts
Terjebak Kebakaran Gunung Raung, Tujuh Warga Singapura Lolos dari Maut
08 Oct 2019
JawaPos.com – Alhamdulillah. Ungkapan puji syukur juga diucapkan 13 pendaki di Desa Wonorejo, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, kemarin (5/10).Belasan pendaki itu berhasil lolos dari maut. Mereka bisa dievakuasi tim rescue gabungan…
Kisah Penyelamatan 7 Pendaki Singapura yang Terjebak Api di Gunung Raung
07 Oct 2019
batampos.co.id – Alhamdulillah. Ungkapan puji syukur itu langsung diucapkan 13 pendaki di Desa Wonorejo, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Sabtu (5/10/2019).Belasan pendaki itu berhasil lolos dari maut. Mereka bisa dievakuasi tim rescue…
Setelah Menghilang Dua Hari Yang Lalu, Hari Ini 171 Titik Api Muncul Kembali
27 Aug 2018
Dari pantauan satelit MODIS LAPAN di: http://modis-catalog.lapan.go.id/monitoring/hotspot/index, terdapat 171 titik hotspot (titik api) di wilayah Kalimantan Barat. Padahal dua hari yang lalu jumlah titik api berkurang dratis pasca…
LAPAN Meriahkan Pameran Indonesia Science Day 2018
23 Apr 2018
LAPAN turut memeriahkan Indonesian Science Day 2018 di Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP Iptek), Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Kegiatan ini dalam rangka memperingati hari jadi…
Tepergok bakar lahan, petani di Sumsel ditangkap polisi
27 Jul 2017
Merdeka.com - Tepergok membakar lahan, seorang petani berinisial B (40) ditangkap polisi. Sementara jumlah hotspot (titik api) di wilayah Sumatera Selatan mulai meningkat pada musim kemarau tahun ini.Kasat Reskrim Polres…
Meneropong Dampak Perubahan Iklim
15 Sep 2013
Mitigasi dampak perubahan iklim dapat menggunakan teknologi pengindraan jauh. Teknologi ini mengamati kenaikan muka air laut, deforestasi, dan kenaikan jumlah karbon di udara.Indonesia terancam kehilangan pulau-pulau kecil karena perubahan iklim.…
2019, Indonesia Punya Satelit Canggih Pantau Iklim
02 Sep 2013
TEMPO.CO, Jakarta - Perubahan iklim menjadi isu yang terus menarik perhatian dunia, termasuk Indonesia. Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Bambang S. Tejasukmana mengatakan, antisipasi perubahan iklim bisa dilakukan…

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL