Kompetensi Utama

Layanan


Ide Habibie, Pesawat N219 Sempat Diperkenalkan di Makassar
Penulis : Redaksi • Media : Fajar.co.id • 11 Sep 2019 • Dibaca : 329 x ,

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— Kemenristekdikti sempat mengenalkan pesawat perintis N219 pada Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) yang dipusatkan di Makassar pada Agustus 2017 silam. Kala itu, Habibie hadir langsung.

Menristekdikti, Mohamad Nasir menuturkan Hakteknas merupakan rintisan Habibie. Karya Habibie berupa pesawat terbang N250 jadi saksi tahun 1995 silam. Namun sayang, tak ada lagi penerus di bidang dirgantara.

“Kini baru dikembangkan pesawat N219. Namun baru diujicoba. Bila layak, ini akan kembali mengembalikan kejayaan industri dirgantara kita. Dan sampai kapanpun pak Habibie akan dikenang,” bebernya saat pembukaan Hakteknas di Makassar pada 2017 silam.

Kata Nasir, pemilihan Makassar sebagai lokasi pertama pelaksanaan Hakteknas di luar Jawa bukan tanpa dasar. Kemenristekdikti ingin mendorong inovasi-inovasi teknologi lahir dari daerah.

“Ini impian kami. Baru nanti dikembangkan secara nasional. Bisa lahir Habibie-Habibie lain,” bebernya kala itu.

Jika berhasil, maka pesawat buatan dalam negeri tersebut akan digunakan sebagai penunjang pariwisata hingga ke daerah terpencil sekaligus pengangkutan barang dan jasa.

Konsep pesawat perintis tipe amfibi itu juga dilatarbelakangi keinginan BJ Habibie yang menginginkan semua daerah terpencil dapat dijangkau.

Pesawat perintis N219 ini dikembangkan PT Dirgantara Indonesia (DI) bersama Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan). Saat ini masih melengkapi jam terbang. Ini prosedur yang mesti dilakukan untuk mendapatkan sertifikasi sebelum diproduksi secara massal untuk kebutuhan transportasi di Indonesia.

Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (Persero), Elfien Geontoro menyebut dirinya merupakan murid Habibie di PT DI. Ia mengatakan Habibie adalah panutan bapak dalam ilmu kedirgantaraan Indonesia. Habibie masih menyempatkan diri menjadi profesor di Jerman untuk tetap berbagi ilmu kedirgantaraan.

“Yang paling berkesan bagi saya, beliau orang yang merendah tak menyombong, bagai sebuah padi yang semakin berisi semakin merunduk,” katanya.

Elfien bercerita, Habibie selalu jadi sosok yang selalu diminta pertimbangan dalam hal kedirgantaraan. Habibie tetap bersemangat membagikan ilmunya. Habibie terkenal dengan teori keretakan pesawat.

Ia mengatakan PT DI tentu tak akan mengecewakan Habibie, karena cita-cita Habibie Indonesia bisa merancang bangun pesawat sendiri sudah terwujud. Pesawat N219 yang dikembangkan PT DI sudah mendapatkan sertifikat terbang dan siap dipasarkan mulai tahun depan.(fik-bs)








Sumber: https://fajar.co.id/2019/09/11/ide-habibie-pesawat-n219-sempat-diperkenalkan-di-makassar/








Related Posts
Roket dan Pesawat Tanpa Awak Hadir di Hakteknas 2013
30 Aug 2013
Roket dan Pesawat Tanpa Awak Hadir di Hakteknas 2013Tgl: 30/08/2013 10:28 Reporter: Heri FirmansyahKBRN, Jakarta : Gelaran Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas), Kamis (29/8/2013) kemarin, resmi digelar. Sejumlah produk teknologi…
Roket & Pesawat Tanpa Awak Ramaikan Hakteknas 2013
27 Aug 2013
JAKARTA - Gelaran Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) resmi digelar, sejumlah produk teknologi dari Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) di bawah koordinasi Kementerian Riset dan Teknologi (Menristek) siap unjuk gigi.Hakteknas…

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL