Kompetensi Utama

Layanan


Astaghfirullah, Ada 816 Titik Panas Karhutla, Ini Sebarannya
Penulis : Redaksi • Media : Republika.co.id • 18 Sep 2019 • Dibaca : 1049 x ,

Warta Ekonomi.co.id, -- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tengah melanda wilayah di Sumatera dan Kalimantan dan menjadi perhatian publik. Informasi soal pekatnya asap di beberapa wilayah pun santer beredar di media sosial. Akan tetapi, laman resmi soal sebaran titik panas tetap harus menjadi acuan Anda dalam menghimpun informasi.

Sebagai informasi penting, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) memiliki informasi titik panas karhutla berbasis citra satelit khusus. Data yang ditampilkan berasal dari tiga satelit khusus, yakni NOAA, Terra, Aqua, MODIS, hingga Suomi NPP-VIRSS.

Berdasarkan katalog informasi LAPAN yang dikutip Senin (16/9/2019), terdapat sejumlah kategori tingkat titik panas yang dinamakan selang kepercayaan (confidence level) dengan label 'C'.

Label itu menunjukkan tingkat kepercayaan yang menunjukkan titik panas yang dipantau lewat data satelit penginderaan jauh benar-benar kebakaran yang terjadi di lapangan. Semakin tinggi selang kepercayaan, semakin tinggi juga potensi titik panas, menunjukkan kalau karhutla benar-benar terjadi, menurut LAPAN.

Jika tingkat kepercayaan titik panas C<30%, diperlukan tindakan perhatian. Bila kepercayaan titik panas C<80%, tindakan waspada diperlukan. Sementara, jika tingkat kepercayaan titik panas C<100%, dibutuhkan penanggulangan.

Hingga pukul 18.31 WIB, informasi hotspot LAPAN menunjukkan, ada 816 titik panas dengan selang kepercayaan di atas 80%, tersebar di wilayah Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

Di Sumatera, titik panas menyebar di Lampung, Palembang, Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Belitung, hingga Dumai. Sementara, titik panas di Kalimantan menyebar di Singkawang, Pontianak, Siduk, Palangkaraya, Banjarmasin, hingga wilayah sekitarnya. Di Sulawesi, titik panas menyebar di Manado, Sulawesi Barat, Sulawesi Timur, dan Sulawesi Tengah.







Sumber: https://republika.co.id/berita/pxxbvi5317000/astaghfirullah-ada-816-titik-panas-karhutla-ini-sebarannya








Related Posts
Terjebak Kebakaran Gunung Raung, Tujuh Warga Singapura Lolos dari Maut
08 Oct 2019
JawaPos.com – Alhamdulillah. Ungkapan puji syukur juga diucapkan 13 pendaki di Desa Wonorejo, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, kemarin (5/10).Belasan pendaki itu berhasil lolos dari maut. Mereka bisa dievakuasi tim rescue gabungan…
Kisah Penyelamatan 7 Pendaki Singapura yang Terjebak Api di Gunung Raung
07 Oct 2019
batampos.co.id – Alhamdulillah. Ungkapan puji syukur itu langsung diucapkan 13 pendaki di Desa Wonorejo, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Sabtu (5/10/2019).Belasan pendaki itu berhasil lolos dari maut. Mereka bisa dievakuasi tim rescue…
Setelah Menghilang Dua Hari Yang Lalu, Hari Ini 171 Titik Api Muncul Kembali
27 Aug 2018
Dari pantauan satelit MODIS LAPAN di: http://modis-catalog.lapan.go.id/monitoring/hotspot/index, terdapat 171 titik hotspot (titik api) di wilayah Kalimantan Barat. Padahal dua hari yang lalu jumlah titik api berkurang dratis pasca…
LAPAN Meriahkan Pameran Indonesia Science Day 2018
23 Apr 2018
LAPAN turut memeriahkan Indonesian Science Day 2018 di Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP Iptek), Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Kegiatan ini dalam rangka memperingati hari jadi…
Tepergok bakar lahan, petani di Sumsel ditangkap polisi
27 Jul 2017
Merdeka.com - Tepergok membakar lahan, seorang petani berinisial B (40) ditangkap polisi. Sementara jumlah hotspot (titik api) di wilayah Sumatera Selatan mulai meningkat pada musim kemarau tahun ini.Kasat Reskrim Polres…
Meneropong Dampak Perubahan Iklim
15 Sep 2013
Mitigasi dampak perubahan iklim dapat menggunakan teknologi pengindraan jauh. Teknologi ini mengamati kenaikan muka air laut, deforestasi, dan kenaikan jumlah karbon di udara.Indonesia terancam kehilangan pulau-pulau kecil karena perubahan iklim.…
2019, Indonesia Punya Satelit Canggih Pantau Iklim
02 Sep 2013
TEMPO.CO, Jakarta - Perubahan iklim menjadi isu yang terus menarik perhatian dunia, termasuk Indonesia. Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Bambang S. Tejasukmana mengatakan, antisipasi perubahan iklim bisa dilakukan…

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL