Kompetensi Utama

Layanan


Singkawang Dimulai
Penulis : Redaksi • Media : kumparan.com • 27 Sep 2019 • Dibaca : 324 x ,

Hi!Pontianak - Kota Singkawang, Kalimantan Barat menjadi salah satu daerah yang akan dilintasi gerhana matahari cincin (GMC). Fenomena alam yang langka dan akan terjadi di penghujung tahun ini, yaitu 26 Desember.

"Ini momen langka. Kita patut bersyukur Singkawang menjadi salah satu daerah yang dilintasi GMC," kata Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie usai menghadiri Launching Hitung Mundur GMC di Bandung, Rabu (25/9).
Tjhai Chui Mie mengajak, seluruh masyarakat Indonesia untuk dapat mengikuti dan menyaksikan bersama gerhana matahari cincin di Kota Singkawang. "Apalagi fenomena gerhana matahari cincin nantinya bertepatan juga dengan perayaan Natal dan Tahun Baru. Tentunya Kota Singkawang akan ramai dikunjungi oleh wisatawan," ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya akan segera mempersiapkan acara dalam menyambut fenomena tersebut. "Kita akan segera melakukan pertemuan untuk menentukan lokasi dan acara apa saja yang akan digelar. Bisa saja kita membuat berbagai lomba, festival dan hiburan," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Prof Thomas Djamaluddin mengatakan, gerhana matahari cincin akan melewati wilayah Indonesia seperti Siak, Singkawang, Padang Sidempuan, Berau, Malinau dan Tanjung Selor.

Thomas menyebutkan gerhana matahari cincin merupakan fenomena alam yang langka dan terjadi ketika bulan berada segaris dengan bumi dan matahari, serta bulan berada pada titik terjauh dengan bumi. "Pada posisi inilah yang menyebabkan piringan bulan akan terlihat lebih kecil daripada matahari dan tidak akan menutupi piringan matahari sepenuhnya," ungkapnya.

Ia menambahkan, fenomena alam tersebut akan melintasi wilayah Indonesia, pada 26 Desember 2019. "Gerhana Matahari Cincin diprediksi akan dimulai pukul 12.15 WIB dan memasuki fase puncak pada 12.17 WIB. Gerhana matahari cincin di Indonesia diprediksi berakhir pada 12.19 WIB," bebernya.
Namun, fenomena alam tersebut tidak akan terlihat disemua wilayah di Indonesia. Thomas berharap, kepada daerah yang terlintas gerhana matahari cincin bisa mempersiapkan diri dengan menggelar suatu kegiatan.

"Fenomena seperti ini dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Tentunya akan mendongkrak pariwisata dan perekonomian," tukasnya. (hp8)




Sumber : https://kumparan.com/hipontianak/hitung-mundur-fenomena-gerhana-matahari-cincin-di-singkawang-dimulai-1rwEgIoi0iu








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL