Kompetensi Utama

Layanan


2040 LAPAN Targetkan Bisa Buat Satelit Sendiri
Penulis : Achmad Sholeh/ALex • Media : megapolitanpos.com • 28 Sep 2019 • Dibaca : 1113 x ,

MEGAPOLITANPOS, Jakarta-Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN) menyatakan sesuai rencana induk 25 tahun yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 45 Tahun 2017 tentang Rencana Induk Penyelenggaraan Keantariksaan, ada lima kegiatan yang difokuskan untuk dikembangkan dan dimanfaatkan lebih lagi yakni sains antariksa, penginderaan jauh, penguasaan teknologi antariksa, peluncuran, dan kegiatan komersial keantariksaan.

Maka pada 2040 LAPAN harus bisa membuat satelit sendiri, akan ada peluncuran satelit langsung dari wilayah Indonesia. Peluncuran satelit dari bumi Indonesia merupakan salah satu visi keantariksaan Indonesia bahwa pada 25 tahun ke depan LAPAN ingin menjadi lembaga ilmu pengetahuan dan teknologi penerbangan antariksa yang bisa memajukan Indonesia, “ungkap Kepala Lapan Thomas Djamaluddin, saat acara ekspose kerja sama dan Capaian Keberhasilan Litbang di Jakarta, Jumat (27/9/2019).

Menurut Thomas, Program kerja jangka panjang 25 tahun ke depan sampai 2040 LAPAN harus sudah bisa membuat satelit sendiri, meluncurkan dengan roket sendiri dari bandar antariksa di wilayah Indonesia.“ akan dibangun wahana peluncurannya, dalamnya tentu ada pemanfaatan sains penginderaan jauh yang lebih canggih lagi sehingga memberikan manfaat yang lebih baik," kata Thomas.

Selain itu LAPAN juga akan membangun dua jenis bandar antariksa di Pulau Biak di Papua. Yakni, bandar antariksa skala kecil dan skala besar.


"Jadi di Biak nanti setidaknya ada dua jenis bandar antariksa, yang skala kecil lebih banyak untuk kegiatan uji terbang dan untuk peluncuran roket-roket skala kecil sedangkan untuk bandar antariksa skala besar itu dalam pola kerja sama untuk kemitraan internasional," katanya.

Pembangunan bandar antariksa itu memerlukan bantuan dan dukungan semua pihak, karenanya Lapan akan bermitra dengan Pemerintah Kabupaten Biak, kementerian dan lembaga yang terkait terutama dalam mengatasi masalah keterbatasan anggaran. Bandar antariksa skala kecil digunakan untuk keperluan uji peluncuran Roket Sonda yang dibuat oleh Lapan, sedangkan bandar antariksa besar yang dibangun dan dioperasikan dalam pola kerja sama internasional.

"Untuk bandar antariksa skala besar ini tentu penggunanya akan lebih banyak mitra internasional sehingga nanti dari segi pembangunannya dan pengoperasiannya itu kami akan kerja sama dengan mitra internasional," ujarnya.

Kerjasama antar lembaga

Dalam acara tersebut LAPAN melakukan kerja sama dengan berbagai lembaga, badan usaha dan pemerintah daerah (pemda) melalui penandatangan sebanyak 15 nota kesepahaman dalam memanfaatkan dan mengembangkan teknologi penerbangan dan sains antartika.

"Secara umum kerja sama ini merupakan bagian dari upaya Lapan untuk membangun kemitraan yang lebih luas. Jadi, Lapan dalam amanat Undang-undang Keantariksaan itu sebagai lembaga penelitian dan pengembangan serta lembaga penyelenggara keantariksaan," kata dia.

Menurut Thomas, kemitraan tersebut menjadi hal yang penting supaya sumber daya yang ada di Lapan bisa dimanfaatkan secara optimal. “ Dalam lima tahun ke depan Lapan mengupayakan untuk bisa membangun kemitraan dan kolaborasi supaya sumber daya yang ada itu bisa saling memperkuat dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah dan badan usaha,” pungkasnya,***Ach.Sholeh




Sumber : https://www.megapolitanpos.com/detail/14036/2040-lapan-targetkan-bisa-buat-satelit-sendiri








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL